Satu Persatu Kader Hanura Rontok

I Gusti Ngurah Putu Arta Wibawa
Bagikan

DENPASAR-Diari Bali

Satu kader Partai Hanura resmi mundur lagi, hal ini dibuktikan oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Jembrana I Gusti Ngurah Putu Arta Wibawa. Ini merupakan langkah yang diambil karena menurutnya jalan perjuangan politik di partai sudah tak sesuai harapan. Hal itu Ia ungkapkan setelah dikonfirmasi pada Kamis, (25/11/2021).

Pria yang akrab disapa Ngurah Awe menjelaskan, alasan dirinya mundur selain karena kesibukan pekerjaan, juga dikarenakan dua sosok panutannya sudah tidak menjadi anggota Partai Hanura lagi.

“Awal saya masuk Partai Hanura karena memang melihat dua sosok di partai ini yaitu bapak Gede Pasek Suardika dan Bapak I Putu Indra Mandhala Putra” jelasnya.

Menurut Ngurah Awe, Gede Pasek Suardika sebagai sosok yang menjadi panutannya karena salah satu orang Bali yang karir politiknya diakui dikancah Nasional. “Beliau sempat menjadi DPR RI Ketua Komisi III, DPD RI, serta sempat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Hanura, yang sekarang menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara,” ujarnya.

Selanjutnya Pria Asal Jembrana ini mengungkapkan sosok kedua panutannya ialah I Putu Indra Mandhala Putra, menurutnya pria yang akrab disapa Iman ini merupakan kerabat yang satu tanah kelahiran yaitu Kabupaten Jembrana, seorang sahabat yang memiliki misi sama untuk memajukan dan mengembangkan tanah kelahiran ini menjadi motivatornya untuk selalu semangat dalam berjuang.

Ngurah Awe menegaskan setelah Ia resmi mundur dari Partai Hanura dirinya mengaku tidak akan pernah berhenti untuk mengabdi dan berkontribusi untuk tanah kelahirannya. “Bagi saya berpartai ataupun tidak berpartai sama saja, dimanapun kita bisa mengabdi dan bersumbangsih sebagai wujud kontribusi terhadap daerah dan tanah kelahiran serta negara ini, partai diibaratkan pakaian, bagus dan buruknya semua dilihat dari itikad baik  prilaku individu pemakainya.” pungkasnya. (van)