Putri Koster Tinjau Kesiapan Bimtek Kader Posyandu se-Bali

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Putri Koster, meninjau langsung kesiapan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek).

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Putri Koster, meninjau langsung kesiapan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek).

Denpasar,diaribali.com–
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Putri Koster, meninjau langsung kesiapan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bina Kader Posyandu se-Bali di UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Biaung, Denpasar, Selasa (3/3). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Dalam kunjungan tersebut, Putri Koster didampingi Kepala UPTD Bapelkesmas Sinta Javani, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Nyoman Gede Anom, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, serta Pengarah Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali Putu Anom Agustina.
Peninjauan difokuskan pada kesiapan gedung, ruang pelatihan, serta sarana dan prasarana pendukung menjelang Bimtek yang akan digelar pada 10–12 Maret mendatang. Kegiatan ini akan diikuti kader Posyandu dari seluruh kabupaten/kota di Bali.
Putri Koster menekankan pentingnya kerja sama dan integritas seluruh panitia serta pengelola fasilitas agar pelaksanaan Bimtek memberikan hasil maksimal.
“Bangunan ini boleh saja sudah lama, namun sebagai tuan rumah kita harus mampu memberikan pelayanan terbaik. Perhatikan hal-hal kecil, jaga kebersihan, rawat sarana dan prasarana, serta optimalkan aset yang ada agar benar-benar bermanfaat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing serta menghindari konflik internal yang dapat menghambat pelaksanaan kegiatan. Menurut dia, pembangunan daerah, termasuk pembangunan sumber daya manusia, membutuhkan komitmen, kejujuran, dan semangat kebersamaan.
Sementara itu, Sinta Javani menyampaikan persiapan fisik dan teknis pelaksanaan Bimtek telah dilakukan secara maksimal. Fasilitas Bapelkesmas disebut memiliki kapasitas hingga 2.000 orang dan dinilai memadai untuk mendukung kelancaran kegiatan selama tiga hari. (Art)