Ny Warti, Ratu Catering yang Sukses Goyang Lidah Lima Presiden RI

Warung Bali Warti Buleleng
Bagikan

DENPASAR-DiariBali

Berbicara catering, nama Ny Warti Buleleng tidak bisa dilepaskan di telinga masyarakat Bali. Meski usaha catering menjamur, nama Ny Warti tetap menduduki posisi paling wahid di antara kompetitornya.

Maklum, catering Ny Warti bisa dikatakan pionir di Pulau Dewata yang didirikan 32 tahun silam oleh Ni Ketut Warti. Namun, peran sang suami, Drs. I Gusti Made Buleleng tidak bisa diabaikan dalam usaha catering ini. Ia lah sosok pembuka jalan bagi lahirnya catering Ny Warti Buleleng hingga terkenal sapai saat ini.

Tahun 1989 silam, Gusti Made Buleleng menjabat Kepala Dinas Pengajaran Kabupaten Badung. Tahun itu, ada hajatan besar; Pelantikan Bupati Badung. Di tengah persiapan acara, tercetuslah ide menghadirkan hidangan prasmanan dengan jasa catering untuk para undangan agar praktis.

Gusti Made Buleleng menangkap peluang itu. Ia melihat istrinya punya kemampuan meski pekerjaan pokok istrinya adalah perawat di RSUD Wangaya. Benar saja, hajatan berlangsung sukses. Semua hadirin tampak puas dengan hidangan ala Ketut Warti.

Di tahun yang sama, namanya kian diperhitungkan. Warti mendapatkan kepercayaan melayani catering 200 atlet PON yang berada di ‘training center’. Selama satu setengah bulan, Warti wajib menyediakan makanan sehat, enak dan bergizi tiga kali sehari, dan empat kali hidangan snack.

“Dalam urusan menu, ia mendapatkan pengalaman berharga karena bekerja di bawah supervisi dokter atlet,” jelas I Nyoman Darma Putra dalam buku “Haluan dan Halangan Kesetaraan Gender di Bali, terbitan Jagat bekerja sama dengan UNR Press 2021.

Kepercayaan demi kepercayaan datang silih tanpa berganti. Catering Ny Warti Buleleng (perpaduan nama suami-istri) ini berkembang pesat. Even skala lokal, nasional dan internasional sering dipercayakan padanya.

Yang menarik, setidaknya ada lima nama Presiden RI yang mengaku puas dengan masakannya. Mereka adalah Presiden Soeharto, BJ Habibie, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri serta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Di tahun 2010, Presiden SBY menggelar acara penting di Istana Tampaksiring. Ny Warti dipanggil secara khusus untuk melayani konsumsi 1500 orang, tiga kali sehari dan dua kali snack. Hasilnya, Presiden SBY puas. Nama Ny Warti pun kian melambung.

Dalam setiap mendapat pesanan makanan, terutama dalam jumlah besar dan untuk acara penting, dia selalu berdoa di tempat suci di rumah dan di lokasi sehingga mendapatkan bantuan dan perlindungan kesuksesan.

“Dia juga selalu bersyukur kepada suaminya yang telah membukakan jalan untuk usaha yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya,” jelas Darma Putra dalam bukunya. (Tim)