Kolaborasi BKKBN dan IDI Denpasar Perkuat Intervensi Cegah Stunting

Penyaluran Bantuan Nutrisi GENTING (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting) dari Ikatan Dokter Indonesia Cabang Denpasar didampingi BKKBN Perwakilan Provinsi Bali.

Penyaluran Bantuan Nutrisi GENTING (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting) dari Ikatan Dokter Indonesia Cabang Denpasar didampingi BKKBN Perwakilan Provinsi Bali.

Denpasar,diaribali.com — Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali melaksanakan fasilitasi dan pendampingan penyaluran bantuan nutrisi GENTING (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting) dari Ikatan Dokter Indonesia Cabang Denpasar bagi keluarga berisiko stunting (KRS) di sejumlah wilayah di Kota Denpasar, Selasa (13/5/2026).

Bantuan diberikan kepada empat sasaran di Kota Denpasar. Selain itu IDI Cabang Denpasar juga akan memberikan bantuan nutrisi ke empat keluarga di wilayah Kabupaten Badung, Gianyar, dan Karangasem.

Ketua IDI Cabang Denpasar dr. I Ketut Widiyasa, M.PH., M.H., FISQua hadir didampingi anggota IDI Denpasar lainnya, sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali diwakili Tim Kerja Peran Serta Masyarakat dan Pengelolaan Lini Lapangan.

Tim Kerja Peran Serta Masyarakat dan Pengelolaan Lini Lapangan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Luh Kadek Swandewi  menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi strategi penting dalam penguatan program percepatan penurunan stunting.

Keterlibatan organisasi profesi, fasilitas kesehatan, kader lapangan, dan masyarakat dinilai mampu memperluas jangkauan intervensi kepada keluarga yang membutuhkan secara lebih tepat sasaran.

dr.  Widiyasa menyampaikan bahwa keterlibatan IDI dalam program Genting merupakan bentuk komitmen profesi dokter dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Bali. Menurutnya, intervensi nutrisi yang tepat dan berkelanjutan sangat penting untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal, terutama bagi keluarga dengan risiko gizi kurang dan kondisi rentan lainnya.

Program bantuan nutrisi tersebut menyasar empat keluarga berisiko stunting di Denpasar Utara, Timur, Barat, dan Selatan yang masing-masing menerima bantuan nutrisi selama enam bulan senilai Rp2,7 juta. Sasaran penerima bantuan meliputi balita dengan kondisi gizi kurang, pendek, hingga ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK).

Selain IDI Cabang Denpasar, bantuan juga didukung oleh Owner Klinik Pratama Ubud Care dan Owner Klinik Dwi Karya Usada sebagai orang tua asuh di wilayah Kabupaten Badung, Gianyar dan Karangasem.

Melalui program Genting yang merupakan salah satu Program Prioritas Kemendukbangga/BKKBN, diharapkan bantuan nutrisi yang diberikan dapat membantu meningkatkan status kesehatan sasaran serta memperkuat kepedulian sosial berbagai pihak dalam mendukung generasi yang sehat dan berkualitas di Provinsi Bali. (Art)