Bea Cukai Bali Resmi Terapkan Autogate System, Bisa Pangkas Waktu Layanan

Autogate System Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) Ngurah Rai
Bagikan

BADUNG, diaribali.com – Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) Ngurah Rai resmi menerapkan Autogate System atas barang ekspor dan impor.

Autogate System ini diklaim dapat memangkas waktu layanan dan mencatat efisiensi sumber daya manusia sebesar 25%.

“Dengan adanya Autogate System, Bea Cukai Ngurah Rai pangkas waktu layanan menjadi 0,2 hari dan catat efisiensi sumber daya manusia sebesar 25%,” ungkap Kepala Bea Cukai Bali Sunaryo, Kamis (6/6/2024) di Area Kargo Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Inovasi ini, kata Sunaryo, merupakan bagian integral dari program National Logistics Ecosystem (NLE) dan diharapkan dapat memfasilitasi perdagangan internasional sekaligus memperkuat dukungan terhadap ekspor lokal di Bali.

Kabid Pabean Kanwil Bea Cukai Bali, NTB dan NTT, Hari Murdiyanto menjelaskan dengan dilaunchingnya Autogate System Bea cukai menjadi salah satu upaya dalam akselerasi NLE, dukungan bea cukai memapangkas cost logistic melalui perluasan angkutan multimoda.

.”Layanan multimoda ini memungkinkan proses ekspor impor dapat dilakukan dengan menggunakan satu agen khusus sehingga memangkas duplikasi proses dan biaya pihak ketiga,” jelasnya

Implementasi penuh Autogate System Ekspor dan Impor serta dukungan perluasan angkutan multimoda ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan kepercayaan pengusaha ekspor dan impor di Bali serta meningkatkan integritas proses layanan dengan mengurangi interaksi langsung antara petugas dan pengguna jasa

Implementasi NLE ini sesuai intruksi Presiden Nomor 5 tahun 2020 tentang penataan logistik nasional. “Jadi kita fokus kepada simplikasi proses bisnis yang ada. Diharapkan dengan adanya NLE bisa mentriger dan menimbulkan trust (kepercayaan) lebih tinggi kepada pemerintah. Tata ruang logistik ini juga diharapkan khususnya dalam sistem ekspor dan impor dapat mengurangi biaya logistik,” pungkasnya. Zor