UNR Dorong Mahasiswa Baru Adaptif di Era AI
Adaptasi Kehidupan Kampus dan Inagurasi (AKKI) 2026 di Kampus UNR, Denpasar, Jumat (4/9/2026).
Denpasar,diaribali.com–
Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar mendorong mahasiswa baru tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi, berpikir kritis, beretika, dan memiliki kepedulian sosial di tengah perkembangan teknologi digital. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Adaptasi Kehidupan Kampus dan Inagurasi (AKKI) 2026 di Kampus UNR, Denpasar, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan AKKI 2026 mengusung semangat membentuk generasi muda yang berlandaskan Tri Hita Karana. Tahun ini, pelaksanaan AKKI digelar selama dua hari dengan rangkaian kegiatan yang diarahkan untuk membantu mahasiswa baru mengenal kehidupan akademik sekaligus beradaptasi dengan lingkungan kampus.
Rektor UNR, Prof. Dr. Ni Putu Tirka Widanti, S.S., M.M., M.Hum., mengatakan tantangan mahasiswa saat ini berbeda karena mereka sudah sangat akrab dengan teknologi. Informasi dan pengetahuan dapat diperoleh dengan cepat melalui internet maupun artificial intelligence (AI).
“Kalau pengetahuan sekarang gampang didapat. Buka aplikasi AI sudah ada apa saja. Namun, pengalaman dosen dan pengalaman kehidupan itu tidak ada di AI,” kata Tirka Widanti.
Menurut dia, kampus memiliki peran penting dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman, etika, dan kemampuan bersosialisasi. Mahasiswa juga perlu memahami bahwa perjalanan kuliah tidak selalu berjalan mulus sehingga membutuhkan kemampuan beradaptasi menghadapi berbagai tantangan.
Ketua Yayasan Jagadhita Denpasar, Dr. Drs. Anak Agung Gede Raka, M.Si., mengatakan yayasan terus mendukung pengembangan UNR melalui penyediaan fasilitas yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini. Sementara pengembangan akademik diserahkan kepada rektor dan jajaran akademik.
Ia menekankan pentingnya pengalaman nyata bagi mahasiswa. Pendidikan tinggi, kata dia, tidak cukup hanya dengan teori, tetapi harus diimplementasikan melalui pengalaman di lapangan, termasuk kegiatan magang yang disesuaikan dengan bidang studi mahasiswa.
Salah satu mahasiswa baru, Ida Ayu Made Dwi Cahyani asal Klungkung, menjadi contoh mahasiswa yang telah memiliki pengalaman kerja sebelum masuk perguruan tinggi. Ia saat ini bekerja di salah satu restoran di Ubud pada bagian kitchen dan memilih Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNR.
Dwi Cahyani mengatakan dirinya ingin menggabungkan passion di bidang kuliner dengan ilmu manajemen. “Kitchen itu passion saya, sedangkan manajemen adalah fondasi saya. Saya memilih manajemen supaya bisa berbisnis dan mengembangkan bisnis makanan,” ujarnya.
Melalui AKKI 2026, UNR berharap mahasiswa baru mampu memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk berkembang tanpa kehilangan kemampuan berpikir kritis, membangun relasi, menjaga etika, serta berkontribusi kepada masyarakat. Pesannya sederhana: di era AI, mahasiswa tidak hanya dituntut pintar mencari informasi, tetapi juga pintar menjalani kehidupan. (kan)