Wisuda ke-81 Unwar, 1.505 Lulusan Siap Bersaing di Dunia Global
Wisuda ke-81 periode September 2026 Universitas Warmadewa (Unwar) di The Meru, Sanur, Sabtu (12-9).
Denpasar,diaribali.com-
Universitas Warmadewa (Unwar) kembali melepas ribuan lulusannya melalui Wisuda ke-81 periode September 2026, di The Meru, Sanur, Sabtu (12-9). Sebanyak 1.505 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan resmi menerima ijazah dan menyandang status sebagai alumni Unwar.
Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., menyampaikan para lulusan tersebut berasal dari delapan fakultas dan program pascasarjana. Rinciannya, Fakultas Hukum sebanyak 318 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 628 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 72 orang, Fakultas Sastra 20 orang, Fakultas Teknik dan Perencanaan 209 orang, Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi 70 orang, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 14 orang, serta Fakultas Pascasarjana 174 orang.
Dari sisi capaian akademik, rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan doktor mencapai 3,99, magister 3,90, sarjana 3,73, dan diploma 3,86. Sementara rata-rata masa studi untuk jenjang doktor 3,25 tahun, magister 2,03 tahun, sarjana 4,04 tahun, dan diploma 4,04 tahun.
Dengan tambahan 1.505 lulusan tersebut, jumlah alumni Unwar kini mencapai 50.114 orang. Sementara jumlah student body pada tahun akademik 2026/2027 tercatat sebanyak 14.640 mahasiswa, didukung 465 dosen dan 238 tenaga kependidikan.
Prof. Pandit juga memaparkan capaian sementara pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi Unwar sepanjang 2026. Dari bidang prestasi, mahasiswa dan sivitas akademika Unwar telah meraih 48 prestasi akademik tingkat internasional, 32 nasional, dan enam regional. Untuk prestasi nonakademik, tercatat 5 prestasi internasional, 39 nasional, dan 26 regional.
Di bidang penelitian, Unwar mencatat 262 judul penelitian. Penelitian tersebut meliputi 84 judul skema penelitian dasar, 13 penelitian kajian, 68 penelitian fundamental, 7 penelitian terapan, 31 penelitian kerja sama dalam negeri, 44 penelitian kerja sama luar negeri, serta 15 judul hibah Kemendiktisaintek.
Sementara pengabdian kepada masyarakat (PkM) mencapai 222 judul. Rinciannya, 152 judul skema pemberdayaan, 28 skema pemula, 3 skema nasional, 23 skema internasional, 8 skema multiyear, dan 8 judul hibah Kemendiktisaintek.
Kerja sama kelembagaan juga terus diperluas. Sepanjang 2026, Unwar menandatangani 33 MoU baru sehingga total MoU aktif saat ini mencapai 283. Dari jumlah tersebut, 57 merupakan kerja sama dengan mitra internasional.
Produktivitas publikasi dosen juga menjadi bagian dari capaian Unwar. Tercatat 125 artikel diterbitkan pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus, 18 artikel pada jurnal internasional, serta 203 artikel pada jurnal nasional terakreditasi Sinta. Selain itu, Unwar menghasilkan 100 hak cipta, 35 buku ber-ISBN sepanjang tahun 2026.
Upaya memperkuat daya saing global juga dilakukan melalui Warmadewa International Program (WIP) Batch 20. Saat ini Unwar memiliki 58 mahasiswa asing paruh waktu yang berasal dari delapan negara, yakni Jerman, Prancis, Denmark, Swedia, Belanda, Spanyol, Belgia, dan Austria.
Dari sisi kelembagaan, perkembangan akreditasi juga menunjukkan penguatan mutu pendidikan. Dari 30 program studi yang ada, sebanyak 17 prodi telah terakreditasi Unggul, enam prodi Baik Sekali, dua prodi Baik, empat prodi terakreditasi, serta satu prodi baru, yakni S1 Fisioterapi.
Prof. Pandit menambahkan, Unwar pada 15 September 2026 dijadwalkan resmi masuk dalam pemeringkatan UI GreenMetric. Pemeringkatan tersebut menilai institusi pendidikan dari aspek keberlanjutan, kampus hijau, dan kontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs.
Selain itu, Unwar telah memperoleh sertifikasi SNI ISO 21001:2018, menjadi anggota resmi ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA), serta meraih peringkat dalam Times Higher Education (THE) Impact Ranking dan QS World University Ranking: Asia 2026.
Capaian membanggakan yang baru saja diraih oleh dosen Unwar, antara lain 1 Guru Besar Bidang Penyakit Dalam-Tropik Infeksi yaitu Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, dan Pengabdian (Prof. Dr. dr. Dewa Ayu Putri Sri Masyeni, Sp.PD-KPTI), 10 orang dosen naik jabatan akademik ke Lektor Kepala, 3 Paten Sederhana Granted, 3 orang dosen lolos Anugerah Saintek Ilmuwan Bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dan Sosial Humaniora, serta Universitas Warmadewa menjadi PTS Terproduktif Bidang STEM di LLDikti Wlayah VIII untuk maju ke tingkat Nasional.
Menurutnya, berbagai capaian tersebut merupakan hasil komitmen seluruh sivitas akademika Unwar dalam menjalankan visi dan misi universitas. Pengakuan dari lembaga pemeringkatan dan penjaminan mutu internasional diharapkan semakin memperkuat posisi Unwar dalam persaingan pendidikan tinggi di tingkat global.
“Dengan capaian ini, kualitas Unwar untuk berdaya saing global semakin di depan mata. Para alumni Unwar memiliki kesempatan berdaya saing tidak hanya secara nasional, namun juga secara internasional,” tegasnya.
Ia berpesan kepada para wisudawan agar menjadikan kelulusan sebagai awal perjalanan baru. Para alumni diharapkan menjaga nama baik almamater serta menerapkan nilai-nilai Sapta Bayu dalam perjalanan karier dan pengabdian di masyarakat.
Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., turut menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan, orangtua, dan keluarga yang telah mendampingi perjalanan pendidikan mereka.
Ia berpesan agar para alumni tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga membangun karakter Sapta Bayu. Para lulusan dituntut memiliki kemampuan critical thinking, cerdas, inovatif, solutif, dan profesional sehingga mampu menghadapi tantangan kehidupan serta dunia kerja.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, yang diwakili Kabag Umum LLDIKTI Wilayah VIII Dr. Ir. I Nyoman Bagus Suweta Nugraha, S.Kom.,MT menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berlangsung sangat cepat. Karena itu, lulusan perguruan tinggi harus memiliki kemauan untuk terus belajar, memperbarui kompetensi, dan beradaptasi dengan perubahan.
Para lulusan juga diharapkan mampu menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis dan kompleks. Bekal akademik yang diperoleh selama menempuh pendidikan harus disertai kemampuan adaptasi, inovasi, profesionalisme, dan karakter yang kuat. (Art)