Warmadewa Dorong Digitalisasi Pelayanan Desa, Libatkan Profesor e-Government Korea Selatan

PkM Internasional Universitas Warmadewa di Desa Lebih, Gianyar.

PkM Internasional Universitas Warmadewa di Desa Lebih, Gianyar.

Gianyar,diaribali.com-
Universitas Warmadewa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di Desa Lebih, Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini mengusung tema “Assistance in The Digital Transformation of Village Public Services in Supporting The Development of Smart Villages” sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Program ini dipimpin oleh Ketua Tim Pengabdian, I Gusti Agung Ayu Yuliartika Dewi, S.AP., M.AP., dengan melibatkan akademisi internasional yang memiliki kompetensi di bidang transformasi digital pemerintahan.

Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian menghadirkan seorang profesor dari Korea Selatan yang merupakan pakar di bidang e-Government. Kehadiran narasumber internasional tersebut menjadi bagian dari kolaborasi akademik Universitas Warmadewa dalam memperkuat kapasitas pemerintah desa menghadapi tantangan era digital.

Melalui sesi berbagi pengalaman dan praktik terbaik implementasi e-Government di Korea Selatan, peserta memperoleh wawasan mengenai strategi pengembangan layanan publik yang efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Program pendampingan dilaksanakan secara luring di Desa Lebih serta daring untuk memperluas akses kolaborasi internasional. Kegiatan difokuskan pada penguatan kapasitas perangkat desa dalam mengelola pelayanan publik berbasis digital, penerapan sistem pelayanan melalui aplikasi, serta penyusunan langkah strategis menuju implementasi ekosistem Smart Village yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Melalui pendekatan tersebut, perangkat desa didorong untuk mampu mengoptimalkan teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi administrasi, kualitas pelayanan, dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Ketua Tim Pengabdian, I Gusti Agung Ayu Yuliartika Dewi, S.AP., M.AP., menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern dan responsif.

Menurutnya, kolaborasi dengan pakar internasional memberikan nilai tambah berupa transfer pengetahuan, pengalaman, serta inovasi yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan desa di Indonesia.

Pendampingan ini juga diharapkan mampu membangun kesiapan sumber daya manusia desa dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai instrumen utama peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata implementasi semangat Kampus Berdampak, di mana perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan yang memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

Melalui sinergi antara dosen, pemerintah desa, dan mitra internasional, Universitas Warmadewa menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kualitas pelayanan publik desa.

Dengan demikian, hasil pengabdian tidak berhenti pada transfer pengetahuan semata, tetapi menghasilkan dampak berkelanjutan berupa meningkatnya kapasitas aparatur desa, terbangunnya ekosistem pelayanan publik berbasis digital, serta semakin kuatnya fondasi pengembangan Smart Village di Desa Lebih.

Program ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Warmadewa dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak, inovatif, berdaya saing global, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat. (db)