Resolusi 2022, Utang Lunas dalam 45 Hari

Jero Merdeka memaparkan materi hipnoteraphy.
Bagikan

DENPASAR-DiariBali

Meski beratapkan seng dan terletak di belakang rumah kost bagai lorong, rumah nomor empat di Jalan Wiraraja, Ubung Kaja, Denpasar, tampak sejuk. Angin sepoi-sepoi mengelus tubuh, padahal siang itu, sang surya berapi sinarnya.

Tak kurang 20 orang memenuhi teras rumah kecil itu, bahkan sampai meluber ke halaman. Mereka duduk bebas sesuka hati, yang penting nyaman, tidak ada aturan baku: harus bersila, misalnya.

Kepala mereka beberapa kali mengangguk mendengarkan tutur Jero Merdeka. Sambil sesekali memperbaiki letak duduknya, Jero Merdeka dengan pengeras suara di sisi barat meyakinkan bahwa semua orang dilahirkan untuk hidup minimal berkecukupan.

Hari itu, Minggu (9/1/2021), Jero Merdeka menginisiasi sebuah acara “Kopdar: Resolusi Tahun 2022 dan Cara Melunasi Utang dalam 45 Hari”. Pemilik nama asli I Wayan Suwirya ini menyulap kediaman pribadinya menjadi Rumah Damai Hipnoteraphy sejak ia pensiun menjadi guru, 2020 lalu.

Materi yang dibawakan mantan guru bahasa Inggris di SMPN 5 Denpasar ini sangat padat. Layaknya motivasi dengan metode alam bawah sadar. Semua peserta diajak berdamai dengan diri sendiri, oranglain, alam semesta dan Tuhan.

Yang cukup menarik, saat peserta diberikan kesempatan menyampaikan testimoni selama mengikuti kelas hipnoteraphy Jero Merdeka. Kesaksian mereka membuat peserta lain mengerutkan dahi. Aneh tapi nyata.

“Saya punya sisa tanggungan Rp250 juta di sebuah bank. Saya ikuti petunjuk Pak Jero (Merdeka), saya minta pada alam semesta cek bertuliskan Rp250 juta. Akhirnya terwujud dalam 2 bulan, meski tidak full sesuai keinginan,” kata Made Oka Widnya, pengusaha jamur tiram sekaligus peserta kopdar.

Senada, Wayan Karmana, seorang guide juga berbagai kisah ‘mistis’ dalam hidupnya. Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan menyebabkan ia kehilangan pekerjaan. Karmana ingin membuka usaha baru sebagai supplier daging babi.

Peserta menjalani terapi kebahagiaan

Namun Karmana kekurangan modal sekitar Rp13 juta rupiah. Situasi itu pun diceritakan kepada istrinya. Memang dalam kondisi pandemi Covid-19, modal sejumlah itu tergolong besar. Jelas berbeda ketika pariwisata masih stabil.

Karmana pun punya ide untuk meminjam U$ 1000 kepada eks tamunya yang saat ini berada di negaranya masing-masing. Akhir Desember 2021 lalu, Karmana mengirimkan pesan singkat ke nomor eks tamu-tamunya di luar negeri. “Isi chat saya hanya mengucapkan selamat Natal dan tahun baru. Gak ada pinjem duit,” jelasnya.

Tetapi, ajaibnya, beberapa saat kemudian, salah satu teman beda negara itu mengirimkan balasan. “Hey Wayan, sudahkah kamu cek rekening virtualmu?”. Ternyata, temannya benar-benar mengirimkan U$ 1000.

Karena mengalami keajaiban itulah, ia datang ke Rumah Damai Hipnoteraphy milik Jero Merdeka. Karmana yakin, apapun yang dibutuhkan manusia, bisa diminta kepada alam semesta berdasarkan keyakinan kuat.

Jero Merdeka mengamini testimoni peserta. Karena menurutnya, memang begitulah alam bekerja. “Ilmu yang saya ajarkan adalah ilmu kuno. Tidak ada unsur magic, tanpa mantra atau sesajen. Hanya mengelola pikiran karena pikiran sumber dari segalanya,” jelasnya.

Permasalahan hidup, lanjut dia, memang tak bisa dihindarkan. Mereka yang sedang mengalami kesusahan sebenarnya hanya kurang memaksimalkan kebaikan Tuhan. Tuhan maha pemurah. Dia punya segalanya. Manusia hanya tinggal meminta asalkan tahu caranya.

“Nah, cara meminta itu yang perlu dipelajari dengan tekun dan sungguh-sungguh,” imbuhnya, sembari mengajak peserta mengubah persepsi terhadap uang dengan cara menjadikan uang sebagai sahabat karib.

Bagi siapapun yang sedang mangalami persoalan hidup, Jero Merdeka dengan senang hati membantu. “Silakan datang langsung ke rumah saya. Atau ‘kepoin’ kegiatan kami di akun media sosial FB @Yan Suwirya,” pungkas dia. (VAN)