Posyandu 6 SPM Ditutup, Ny.Antari Dorong Aksi Layanan Berkelanjutan

Pelaksanaan penutupan Posyandu Paripurna dan Sinergi Posyandu 6 SPM di Kecamatan Denpasar Timur resmi ditutup pada Jumat (24/4).

Pelaksanaan penutupan Posyandu Paripurna dan Sinergi Posyandu 6 SPM di Kecamatan Denpasar Timur resmi ditutup pada Jumat (24/4).

Denpasar, diaribali.com Pelaksanaan Posyandu Paripurna dan Sinergi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kecamatan Denpasar Timur resmi ditutup pada Jumat (24/4). Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi, yakni Banjar Saba, Kelurahan Penatih dan Banjar Ketapian Kaja, Kelurahan Sumerta, sebagai penanda berakhirnya rangkaian layanan kesehatan berbasis masyarakat yang telah berjalan secara intensif dan partisipatif.

Penutupan di Banjar Saba dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara. Sementara itu, penutupan di Banjar Ketapian Kaja dihadiri oleh Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali sekaligus tokoh masyarakat setempat, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, Agus Tresna Yasa, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Denpasar, serta undangan dari berbagai instansi terkait.

Dalam sambutannya, Ny. Antari Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan Posyandu Paripurna, khususnya di Banjar Saba yang telah berlangsung sebanyak sepuluh kali pertemuan. Antari Jaya Negara juga menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari peran aktif kader posyandu, kepala lingkungan, serta dukungan masyarakat.

“Pelaksanaan posyandu ini telah berjalan dengan baik berkat sinergi semua pihak. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, namun dapat terus dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat,” ujar Ny. Antari Jaya Negara.

Pihaknya juga mendorong para lansia untuk tetap aktif mengikuti layanan kesehatan, baik di posyandu maupun puskesmas. Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan seperti pemberian makanan tambahan (PMT), senam bersama, hingga interaksi sosial dinilai penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

“Posyandu bukan hanya tempat layanan kesehatan, tetapi juga ruang kebersamaan bagi masyarakat, khususnya lansia, untuk tetap aktif, sehat, dan bahagia,” tambah Antari Jaya Negara.

Di Banjar Ketapian Kaja, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan Posyandu Paripurna di Kecamatan Denpasar Timur, khususnya para kader yang dinilai sigap dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Penatih, Putu Gede Adnyana, turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh kader posyandu dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

“Kami melihat adanya sinergi yang sangat baik antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan di Kelurahan Penatih. Ke depan, kami berharap pelayanan ini dapat terus ditingkatkan melalui koordinasi lintas sektor,” ungkapnya. (db)