Polkesden Bantu Tekan Angka Hipertensi pada Lansia di Badung

HIPERTENSI-Tim Pengabdi dari Jurusan Keperawanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar menggelar pengabdian untuk mencegah hipertensi pada lansia di Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung.
Bagikan

MANGUPURA-DiariBali


Kabupaten Badung merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Bali dengan jumlah penderita hipertensi tertinggi di antara kabupaten lainnya. Berdasarkan hasil pengkajian awal yang dilakukan Tim Pengabdi dari Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar (Polkesden), pada Juli 2020.
Dari 4 Puskesmas Kabupaten Badung yang didata (Puskesmas Kuta 1, Puskesmas Petang I, Puskesmas Abiansemal II, Puskesmas Mengwi II) terdapat 190 kasus hipertensi pada orang lanjut usia (lansia) dari 433 kasus keseluruhan (44%).
Guna menekan angka hipertensi di Gumi Keris tersebut, Tim Pengabdi melakukan pengabdian kepada masyarakat selama delapan bulan terhitung Maret-Oktober 2021. Lokasi yang digarap yakni Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara yang notabene desa binaan Polkesden.
Ada pun obyek sasaran yakni, petugas Perkesmas Puskesmas Kuta Utara (2 orang), Tim Krama Badung Sehat (KBS) Desa Tibubeneng ( 3 orang), kader lansia yang ada di Desa Tibubeneng (65 orang), keluarga yang mempunyai lansia dengan hipertensi di Desa Tibubeneng (130 orang).
Ketua Tim Pengabdi, Ketut Sudiantara. SKep. Ns. M. Kes., menjelaskan, kegiatan yang dilakukan bersama anggota Dr. Ns. Komang Ayu Henny Achjar. SKM. MKep. SpKom dan I Ketut Gama. SKM. M. Kes., serta dibantu sejumlah mahasiswa ini mengusung tema “Pemberdayaan Kader dan Keluarga dalam Pengelolaan Hipertensi Lansia untuk Meningkatkan Status Kesehatan Lansia”.
Harapannya, melalui kegiatan memperoleh hasil karya ilmiah berupa modul dan buku panduan kerja untuk menangani kasus lansia yang mengidap hipertensi
Hadirnya Poltekkes Kemenkes ditengah-tengah masyarakat Tibubeneng dengan memberikan beberapa solusi yang relevan sehingga nanti bisa diterapkan kepada lansia yang mengidap penyakit hipertensi.
Beberapa solusi tersebut yaitu, Pelatihan terintegrasi antara petugas perkesmas Puskesmas, tim KBS, kader lansia dan keluarga lansia hipertensi menggunakan modul sebagai pedoman, pemeriksaan lansia hipertensi di rumah (pengukuran tensimeter, tingkat stres) dan pemberdayaan dalam pengobatan komplementer relaksasi progresif, massage, serta penggunaan tehnologi informasi tentang konten penanganan hipertensi lansia seperti video materi perawatan hipertensi di rumah, terapi komplementer lansia hipertensi di rumah, diskusi masalah hipertensi, mengingatkan kapan waktunya minum obat hipertensi, kapan ke posyandu dan sebagainya.
“Pengabdian masyarakat ini adalah sebagai salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan kontribusi transfer ilmu dan teknologi kepada masyarakat, sehingga pelaksanaan pengabdian ini diharapkan bisa membantu masyarakat sasaran dalam mencapai kesejahteraan kesehatan maupun sosial,” kata Sudiantara, dikonfirmasi di Denpasar, belum lama ini.
Lebih jauh Sudiantara menjelaskan terkait tahapan kegiatan ini mulai dari awal sampai saat ini masih terkendali dengan baik, dan tidak ada hambatan yang berarti dalam menjalankan pengabdian tersebut. “Semoga kehadiran kami di sini turut meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” imbuh dia.
Kepala Desa Tibubeneng I Made Kamajaya, SE, serta Kepala Puskesmas Kuta Utara dr. Ni Putu Purlimaningsih, S Ked, M Kes, menyambut baik kegiatan pengabdian yang dilakukan Jurusan Keperawatan Polkesden di wilayah mereka. TUM