Pelaksanaan NUDC dan KDMI 2022 Dipusatkan di Unud

Bagikan

DENPASAR, diaribali.com-Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) menggelar Seleksi Tingkat Wilayah National University Debating Championship (NUDC) dan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) dengan titik lokasi utama berada di Universitas Udayana Bali, 20-24 Juni 2022. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai salah satu wahana membentuk mahasiswa bertalenta dibidang bahasa dan mempersiapkan lulusan yang mampu membuat keputusan berdasarkan analisis yang logis dan fakta. 

Pada tahun 2021 Kemendikbudristek memiliki kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk memberikan kesempatan mahasiswa mengembangkan kemampuan secara mandiri diluar kewajiban di perkuliahan. Mulai tahun 2021 Puspresnas menggelar kompetisi tingkat nasional yang terdiri dari 15 ajang talenta jenjang pendidikan tinggi. Klaster talenta pertama bidang sains, riset dan teknologi, klaster kedua bidang seni, bahasa dan literasi, klaster ketiga bidang olah raga dan kesehatan jasmani, klaster keempat bidang vokasi dan kewirausahaan. NUDC dan KDMI sendiri masuk dalam klaster bidang seni, bahasa dan literasi. Jumlah peserta yang lolos memenuhi persyaratan mengikuti seleksi wilayah untuk NUDC sebanyak 448 Tim dan KDMI sebanyak 446 Tim dari berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid kombinasi secara luring dan daring.

Ketua panitia Ni Luh Putu Trisnawati, SS., M.Hum dalam laporannya menyampaikan kompetisi ini diikuti 894 tim dari perguruan tinggi di Indonesia dimana kegiatannya terpusat di Unud. Total juri sebanyak 71 orang, dimana 15 juri inti hadir langsung di Unud dan sisanya secara daring.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, MT.,Ph.D.,IPU mewakili Rektor Unud dalam sambutannya menyampaikan bahwa seperti diketahui ini merupakan kegiatan aktualisasi diri dari mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia dan Inggris, menciptakan kompetisi yang sehat, meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk bersaing ditingkat nasional maupun internasional, mengembangkan kemampuan menyampaikan pendapat secara logis dan sistematis, memperkuat karakter dan meningkatkan daya saing mahasiswa.

“Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan lancar dan Unud juga mampu dapat juara. Pada seleksi tingkat wilayah ini jumlah peserta sangat luar biasa, mudah-mudahan bisa berlomba dengan fair play dan mendapat juara tingkat wilayah untuk bersaing ke tingkat nasional,” ujarnya.

Wakil Rektor mengucapkan selamat berlomba kepada peserta dan apresiasi pada  Puspresnas yang mempercayakan pelaksanaannya kepada Unud.

Sementara Plt. Kepala Puspresnas Asep Sukmayadi memberikan apresiasi kepada peserta yang telah ikut kompetisi ini dan juga pihak Unud yang berkenan menjadi tuan rumah kegiatan ini. Situasi saat ini masih sulit, tetapi melalui komitmen bersama untuk tetap melayani program pengembangan prestasi secara konsisten di masa pandemi dan sesungguhnya untuk memastikan gelora dan talenta di bidang debat tidak boleh berhenti, dengan komitmen bersama kegiatan ini dapat dilakukan.

Talenta itu harus dikelola dengan baik melalui penguatan penanaman karakter Pancasila dan penguatan kualitas kampus merdeka.

“Kita sudah beri perhatian, sehingga mahasiswa tidak perlu ragu untuk menunjukan prestasi. Kegiatan ini akan menjadi pengalaman yang mungkin tidak diperoleh semua mahasiswa. Kita punya generasi yang sangat dahsyat, dan pengembangan talenta yang bisa mengidentifikasinya,” katanya.

Pihaknya berharap tahun ini lahir calon tim nasional yang akan mengikuti debat tingkat dunia yang akan digelar di Spanyol dan melalui kegiatan ini mencari tim yang layak mewakili Indonesia.

Dalam acara pembukaan juga dirangkaikan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Unud dengan Puspresnas terkait pelaksanaan NUDC dan KDMI ini dimana Unud sebagai tuan rumahnya. rl

Sumber: unud.ac.id