Dari GOR Debes, Savate Tabanan Tempa Atlet Masa Depan
Pengurus Kabupaten Federasi Savate Tabanan Menggelar Latihan Bersama di GOR Debes.
Tabanan,diaribali.com – Pengurus Kabupaten Federasi Savate Tabanan mulai menggenjot pembinaan atlet muda dengan menyasar pelajar SD, SMP, hingga SMA. Melalui latihan bersama di GOR Debes, Selasa (30/6) lalu, cabang olahraga bela diri asal Prancis ini diperkenalkan sebagai wadah pembinaan prestasi sekaligus pembentukan karakter.
Ketua Pengkab Savate Tabanan, Romanica Anggela Intanisari, mengatakan pengembangan Savate tidak semata mengejar medali. Organisasinya ingin melahirkan atlet yang beretika, disiplin, dan berprestasi.
“Ini langkah awal kami memperkenalkan Savate kepada masyarakat, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Kami ingin mencetak atlet yang beretika, berkarakter, dan berprestasi,” ujarnya, Rabu (1/7).
Untuk memperluas jangkauan pembinaan, Pengkab Savate Tabanan berencana melakukan sosialisasi ke berbagai kecamatan. Selain mengenalkan olahraga bela diri tersebut, mereka juga akan menggelar kegiatan sosial, seperti aksi bersih-bersih pantai dan ruang publik, serta memanfaatkan media sosial untuk menjangkau generasi muda.
Saat ini Savate Tabanan memiliki tujuh atlet senior dan lima atlet binaan berusia 8–12 tahun. Pengkab juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung dan menekuni cabang olahraga ini.
Romanica menegaskan, target jangka panjangnya adalah melahirkan atlet yang mampu mengharumkan nama Tabanan di tingkat nasional hingga internasional. “Kami ingin ikut membangun generasi emas sekaligus membawa nama baik Tabanan di kancah yang lebih luas,” katanya.
Upaya pengembangan Savate mendapat dukungan dari KONI Bali, KONI Tabanan, Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Tabanan, serta jajaran pengurus Savate se-Bali.
Sekretaris Umum KONI Bali, I Ketut Jagra Sunu, mengapresiasi perkembangan Savate yang dinilai cukup pesat.
Menurut dia, secara prinsip Savate telah disetujui menjadi anggota KONI Bali dan kini tinggal menunggu pengesahan dalam Rapat Kerja Provinsi.
“Harapannya tahun ini resmi menjadi anggota dan bisa dipertandingkan sebagai cabang ekshibisi pada Porprov Bali 2027,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum Savate Provinsi Bali, Deva Putra, mengatakan Savate kini telah berkembang di seluruh kabupaten/kota di Bali. Cabang olahraga ini mempertandingkan tiga nomor, yakni body contact, point fighting, dan seni tongkat.
Dengan pembinaan yang mulai digencarkan sejak usia sekolah, Savate Tabanan berharap mampu melahirkan atlet yang tak hanya tangguh di arena pertandingan, tetapi juga memiliki karakter kuat sebagai bekal menghadapi masa depan. (Art)