Teknologi dan Penyakit Melaju Berdampingan
Prof. Dr. dr. Dewa Ayu Putri Sri Masyeni
Denpasar,diaribali.com —
Kemajuan teknologi bergerak semakin cepat. Di sisi lain, ancaman penyakit infeksi juga terus berkembang. Kondisi ini menuntut masyarakat tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memperkuat kewaspadaan terhadap penyakit.
Guru Besar Universitas Warmadewa (Unwar) Prof. dr. Dewa Ayu Putri Sri Masyeni, Sp.PD-KPTI, mengingatkan hal tersebut seusai dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam Tropis, Kamis (1/10/2026).
Menurut dia, berbagai penyakit masih menjadi persoalan kesehatan yang harus diwaspadai. Salah satu yang terlihat belakangan adalah peningkatan kasus influenza.
“Berbagai macam penyakit muncul. Seperti saat ini ada kejadian luar biasa, yaitu peningkatan kasus influenza,” kata Prof. Masyeni.
Ia mengingatkan, ancaman kesehatan ke depan tidak berhenti pada penyakit yang sudah dikenal. Penyakit baru berpotensi muncul apabila masyarakat mengabaikan prinsip-prinsip pencegahan penyakit infeksi.
Karena itu, pencegahan tidak semata-mata menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Masyarakat memiliki peran penting melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Mencuci tangan, misalnya, merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mencegah penularan penyakit. Begitu pula menjaga jarak ketika sedang sakit dan menggunakan masker untuk melindungi diri sekaligus orang lain.
“Kalau kita sakit flu atau pilek, gunakan masker. Sering-sering mencuci tangan sebelum menyentuh makanan sehingga tidak menulari orang di sekitar kita,” ujarnya.
Prof. Masyeni melihat perkembangan penyakit dan teknologi sebagai dua hal yang kini berjalan beriringan. Kemajuan teknologi dapat membantu manusia menghadapi berbagai persoalan kesehatan, tetapi penggunaannya tetap membutuhkan kehati-hatian.
Menurut dia, perkembangan teknologi dan digitalisasi yang melesat harus diarahkan untuk memberikan manfaat bagi manusia. Jangan sampai kemajuan tersebut justru menciptakan persoalan baru yang berdampak pada kesehatan.
“Kita harus bijak menggunakan perkembangan teknologi saat ini,” kata Prof. Masyeni yang juga Wakil Rektor I Unwar.
Ia menekankan, kewaspadaan terhadap penyakit infeksi perlu dibangun secara bersama-sama. Kesadaran masyarakat untuk mencegah penularan menjadi salah satu benteng awal menghadapi kemungkinan munculnya penyakit baru.
Di tengah teknologi yang terus berkembang, menurut Prof. Masyeni, perilaku hidup sehat tetap menjadi langkah mendasar. Kemajuan teknologi tidak akan banyak berarti jika tidak diikuti kesadaran manusia untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan. (Art)