Sambut 3.000 Peserta Varash Fun Grounding, Bendesa Kerobokan Apresiasi Kesiapan Panitia Gabungan

Panitia Gabungan jelang Pelaksanaan Varash Fun Grounding 2026.

Panitia Gabungan jelang Pelaksanaan Varash Fun Grounding 2026.

Badung,diaribali.com —
Pantai Petitenget, Badung, akan menjadi ruang kebersamaan sekaligus ajang mengenalkan gaya hidup sehat berbasis kedekatan dengan alam. Melalui Varash Fun Grounding 2026, masyarakat diajak menikmati pengalaman berjalan tanpa alas kaki di atas pasir pantai, berinteraksi, dan membangun kebersamaan bersama keluarga maupun komunitas, yang bakal dilaksanakan pada  Minggu (8/11/2026).

Mengusung tema “Ground, Breath and Connect”, kegiatan yang berlangsung pukul 05.30–10.00 WITA ini menargetkan 3.000 peserta. Menjelang pelaksanaan, panitia gabungan Desa Adat Kerobokan, Paiketan Krama Istri (PAKIS) Desa Adat Kerobokan, dan Varash terus mematangkan persiapan.

Sejumlah aspek teknis menjadi perhatian dalam rapat koordinasi gabungan, mulai dari penataan lokasi, alur registrasi, keamanan, pelayanan kesehatan, hingga kesiapan fasilitas dan rangkaian acara. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta.

Bendesa Adat Kerobokan, Anak Agung Ngurah Putra Suryaninggrat, mengapresiasi keseriusan Varash dalam mempersiapkan kegiatan tersebut. Menurut dia, sinergi antara desa adat, PAKIS, dan Varash menjadi modal penting untuk menyukseskan acara sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi Varash yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan sangat detail. Koordinasi antara Desa Adat Kerobokan, PAKIS, dan Varash juga berjalan solid. Kami berharap seluruh persiapan dapat menghadirkan kegiatan yang tertib, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Keterlibatan desa adat juga menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan berjalan selaras dengan kehidupan sosial, budaya, serta kelestarian lingkungan setempat. Dengan demikian, kegiatan wellness tidak sekadar menjadi agenda rekreasi, tetapi juga ruang memperkuat kebersamaan masyarakat.

Bagi PAKIS Desa Adat Kerobokan, kegiatan ini memiliki arti tersendiri karena menjadi program perdana organisasi dalam mengembangkan pemberdayaan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Ni Putu Ayu J. Sastamidhyani, PAKIS turut menggerakkan partisipasi perempuan adat, keluarga, dan masyarakat untuk terlibat dalam aktivitas positif yang mendekatkan manusia dengan alam.

Kolaborasi tersebut juga mendapat dukungan Ketua PAKIS Kabupaten Badung sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, yang sebelumnya telah menerima audiensi panitia.

Ketua Panitia Varash Fun Grounding 2026, Sang Putu Widya Artawan, mengatakan persiapan dilakukan secara menyeluruh agar peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman. Perhatian panitia tidak hanya tertuju pada jalannya acara, tetapi juga pengalaman peserta sejak kedatangan hingga kegiatan berakhir.

“Kami ingin memastikan setiap aspek kegiatan dipersiapkan dengan baik, mulai dari kedatangan, jalur peserta, keamanan, hingga kenyamanan selama acara berlangsung. Bagi Varash, Fun Grounding bukan sekadar kegiatan yang mengumpulkan ribuan orang, melainkan gerakan edukasi kesehatan masyarakat yang menyenangkan sekaligus memperkenalkan budaya wellness agar lebih dekat dengan kehidupan masyarakat Bali,” katanya.

Grounding dalam kegiatan ini diperkenalkan sebagai pengalaman rekreasi untuk merasakan kedekatan dengan alam, bukan sebagai pengganti terapi ataupun pengobatan medis. Semangat tersebut sejalan dengan Varash Care Movement, gerakan kepedulian Varash terhadap manusia, masyarakat, dan lingkungan, serta nilai sosial Yayasan Varash Berbagi Cinta.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak meluangkan waktu sejenak dari rutinitas, menikmati suasana pantai, bergerak bersama, dan mempererat hubungan dengan keluarga maupun lingkungan sosial. Dari Pantai Petitenget, Varash Fun Grounding 2026 diharapkan menjadi awal gerakan wellness yang lebih luas dan berkelanjutan di Bali. (Art)