PPKM Darurat, Jaya Negara Serahkan BLT

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara menyerahkan BLT secara simbolis kepada masyarakat.
Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara menyerahkan BLT secara simbolis kepada masyarakat.

“Untuk membantu masyarakat dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang di mulai pada 11 juli lalu, pemerintah Kota Denpasar menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar 300.000 rupiah kepada masyarakat berdomisili kelurahan di Kota Denpasar”.

DENPASAR-DiariBali

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada perwakilan masyarakat yang dilaksanakan di Kantor Walikota Denpasar, Rabu (14/7).

Bantuan yang senilai Rp. 300.000,- (Tiga ratus ribu rupiah) per KK menyasar 10.119 KK tersebar di 16 Kelurahan di empat kecamatan se-Kota Denpasar, sementara untuk masyarakat yang ada di Desa bantuan BLT melalui Dana Desa.

“Ini merupakan program pemerataan pemberian bantuan, dimana bantuan ini diserahkan kepada masyarakat yang berdomisili di Kelurahan dengan menggunakan APBD. Sedangkan warga masyarakat yang berdomisili di Desa menggunakan Dana Desa,” kata Jaya Negara usai menyerahkan bantuan.

Jaya Negara yang didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai mengatakan bahwa bantuan yang diberikan ini diharapkan bisa membantu perekonomian masyarakat dalam masa pandemi covid dan saat diberlakukan PPKM Darurat.

Selain itu, tambah Jaya Negara Pemkot Denpasar juga menyiapkan paket sembako bagi masyarakat yang sedang melaksanakan isolasi mandiri.

“Kami paham betul kondisi masyarakat, apalagi dalam masa PPKM Darurat ini, yang sangat sulit. Tetapi karena kasus Covid 19 yang meningkat cukup signifikan sehingga diberlakukan PPKM Darurat yang bertujuan untuk melandaikan kasus Covid 19. Semoga dengan bantuan BLT ini dapat meringankan beban masyarakat ditengah masa yang sulit dan kondisi yang tidak normal ini,” ujarnya.

Sementara Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Nyoman Artayasa mengatakan bantuan ini diserahkan kepada masyarakat sebanyak 10.119 KK berjumlah Rp. 300.000,- (Tiga ratus ribu rupiah), sehingga total nya mencapai 3 M lebih. Adapun masyarakat yang diberi bantuan merupakan masyarakat yang berdomisili di kelurahan.

“Masyarakat yang menerima bantuan tercatat sebanyak 10.119 KK yang telah terverifikasi tidak menerima bantuan seperti BST, PKH maupun BPNT. Hal ini dilaksanakan guna pemerataan penerima bantuan agar tidak menerima bantuan ganda,” ujarnya.

Lebih lanjut, Artayasa menjelaskan untuk masyarakat yang berdomisili di Desa menerima bantuan melalui Dana Desa dimana jumlah penerima tercatat sebanyak 5.327 KK.

“Penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap dan masing-masing KK yang menerima bantuan senilai 300 ribu rupiah, ditransfer langsung ke rekening masyarakat yang berhak menerima, ” ujarnya. (Get)