Polkesden Telah Telurkan 9.575 Lulusan, Masa Tunggu Kerja Maksimal 6 Bulan

Prosesi pemindahan tali toga pada upacara Wisuda ke-XXXII yang berlangsung secara luring, di Aula Kampus Sanitasi, Sidakarya, Denpasar, Rabu (1/12).
Bagikan

DENPASAR-DIARIBALI.COM

Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar atau Polkesden menggelar Wisuda ke-XXXII secara offline, Rabu (1/12/2021), bertempat di Aula Direktorat, Jalan Sanitasi, Sidakarya, menyusul melonggarnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke level 1.

Lulusan yang dilepas berjumlah pada wisuda kedua di tahun 2021 itu berjumlah 158 orang. Protokol kesehatan (prokes) diterapkan sangat ketat. Wisudawan dan pendamping wajib mengikuti rapid tes antigen sebelum masuk ruangan.

Direktur Polkesden Dr. AA Ngurah Kusumajaya, SP. MPH., menjelaskan, dengan dilepasnya 158 lulusan, tercatat institusi yang dipimpinnya total memiliki 9.575 orang alumnus, yang terdiri dari 7.552 orang Ahli Madya Kesehatan, 1.727 orang Sarjana Sain Terapan, dan 296 Program Profesi.

Berdasarkan survey internal, rata-rata alumnusnya membutuhkan masa enam bulan untuk terserap di dunia kerja terhitung sejak lulus. Hal ini membuktikan kualitas sumber daya manusia jebolan Polkesden mampu bersaing di pasar kerja lokal, nasional dan internasional.

“Wisudawan yang berbahagia hari ini adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan proses pendidikan dan lulus uji kompetensi nasional, yang mulai tahun 2021 menjadi salah satu persyaratan kelulusan pendidikan tenaga kesehatan atau exit exam. Dapat kami sampaikan bahwa persentase kelulusan uji kompetensi Poltekkes Kemenkes Denpasar tahun 2021 adalah 95,69 persen,” kata Agung Kusumajaya.

Peraih doktor di Universitas Udayana ini menambahkan, Polkesden memiliki 6 Jurusan dengan 13 prodi, yaitu : Prodi Diploma III Keperawatan, Prodi Diploma III Kebidanan, Prodi Diploma III Kesehatan Gigi, Prodi Diploma III Gizi, Prodi Diploma III Sanitasi, Prodi Diploma III Teknologi Laboratorium Medis, Prodi Sarjana Terapan Keperawatan, Prodi Sarjana Terapan Kebidanan Prodi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika, Sarjana Terapan Kesehatan Lingkungan, Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Prodi Pendidikan Profesi Ners dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan.

Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar (Polkesden) Dr. Anak Agung Ngurah Kusumajaya, SP. MPH., bersama lulusan terbaik.

“Saya selaku direktur mengucapkan selamat dan sukses untuk semua wisudawan dan wisudawati. Semoga segala ilmu yang anda dapatkan di bangku kuliah bisa diterapkan dengan baik di masyarakat, terlebih dalam penganganan pandemi Covid-19 ini yang kita tidak tahu kapan berakhirnya. Negara dan bangsa ini menunggu dharma baktimu,” imbuhnya.

Kepala Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes RI yang diwakili oleh Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan, Ibu Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes., mengapresiasi Polkesden yang dinilai mampu menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan baik, meski di tengah pandemi Covid-19. Berbagai indikator menunjukkan capaian Polkesden melebihi target. Pretasi diharapkan menjadi motivasi Polktekkes Kemenkes yang lain.

Yang tak kalah penting, lanjut Oos Fatimah, Polkesden berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan covid-19 dengan menjadi sentra vaksinasi dan memperoleh penghargaan cakupan vaksinasi tertinggi kedua nasional. Sementara itu, para alumni Poltekkes Kemenkes Denpasar juga memperoleh penghargaan atas partisipasinya sebagai Relawan Penanggulangan Covid-19 dari Kementerian Kesehatan RI.

Dosen Polkesden juga berhasil masuk 10 besar Dosen Berprestasi Tingkat Nasional diikuti mahasiswa meraih Juara Harapan I Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional. Selain itu, Tim Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Denpasar berhasil meraih Juara I dalam Pekan Ilmiah Nasional Mahasiswa Poltekkes Kemenkes (Pimnakes) Tahun 2021 Kategori PKM Perancang Teknologi Tepat Guna, dan meraih Juara I Stand Pameran Paling Inspiratif dalam kegiatan Edu Health Fair 2021. “Ini membuktikan bahwa Poltekkes Kemenkes Denpasar tetap produktif meski dibelenggu pandemi,” kata Oos Fatimah.

Untuk diketahui, pada wisuda ini, IPK tertinggi lulusan adalah 3,93. IPK terendah lulusan adalah 2,96. IPK rata-rata lulusan adalah 3,82. Persentase IPK ≥ 3,00 sebanyak 99,69%, persentase IPK ≥ 3,25 sebanyak 99,07% dan persentase IPK ≥ 3,50 sebanyak 85,49%. Tiga besar lulusan terbaik dari Program Studi D III Kebidanan, diraih oleh; Luh Putu Ika Cahyani Juniantari, IPK 3,87, Komang Sukmawati, IPK 3,84, dan Ni Luh Putu Diyana Putri, IPK 3,84.

Tiga besar dari Prodi D III Sanitasi; Ida Ayu Putri Windari, IPK 3,93, Ni Putu Reza Laraswari Devi, IPK 3,87, Dewi Puspita Sari, IPK 3,78. Sedangkan tiga besar lulusan terbaik dari Prodi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan, diraih oleh; Ni Luh Tisya Daniswari, IPK 3,92, I Made Dwitya Nata, IPK 3,92, serta Ni Wayan Astiti Rahayu, IPK 3.90. (VAN/BAQ)