Gatriwara Bali Bicara Keadilan Perempuan di Hari Ibu
Denpasar,diaribali.com—
Peringatan Hari Ibu 2025 di lingkungan Gatriwara Provinsi Bali berlangsung meriah namun tetap sarat pesan kuat. Mengangkat tema “Bersama Gatriwara, Menjadi Pendamping yang Inspiratif dan Berkualitas Menuju Masa Depan Gemilang”, kegiatan yang digelar di Wantilan DPRD Bali, Jumat (12/12), menegaskan kembali peran perempuan sebagai fondasi penting pembangunan sosial dan politik di Bali.
Acara dihadiri Wakil Ketua DPRD Bali, Komang Nova Sewi Putra, SE., M.Com., jajaran Sekretariat DPRD, Ketua Gatriwara Provinsi Bali beserta anggota, serta perwakilan Gatriwara kabupaten/kota.
Sejak pagi, kegiatan bergerak dinamis. Tari Pusparesti membuka rangkaian acara, disusul laporan panitia oleh Wakil Ketua Gatriwara, Raden Ajeng Ayu Citra Sewi Putra. Ketua Gatriwara Provinsi Bali, Ni Nyoman Sumiati Mahayadnya, dalam sambutannya menegaskan bahwa Hari Ibu adalah momentum memperkuat kapasitas perempuan agar mampu menjadi penyeimbang yang cerdas di lingkup keluarga maupun sosial.
Wakil Ketua DPRD Bali, Komang Nova Sewi Putra, menambahkan perspektif lebih luas: perempuan bukan hanya pendamping, melainkan penentu arah kehidupan keluarga. “Kualitas perempuan berbanding lurus dengan kualitas demokrasi di tingkat rumah tangga dan masyarakat,” ujarnya sebelum membuka acara secara resmi.
Sentuhan humanis acara terasa lewat pembagian sembako kepada 30 petugas kebersihan, tukang kebun, dan pramusaji di Sekretariat DPRD Bali—sebuah penghargaan bagi para pekerja yang selama ini menjadi penopang operasional lembaga legislatif.
Rangkaian diskusi kemudian menguatkan aspek edukatif. Talk show bertema “Hak & Keadilan serta Kedudukan Perempuan di Mata Hukum Bali” menghadirkan Dr. I Gusti Ayu Diah Wirdhi Srikandi, SE., MM., yang menyoroti pentingnya literasi hukum bagi perempuan di tengah tarik-menarik antara adat dan regulasi formal. Pemaparan dari Bank BPD Bali dan CS Dental menambah wawasan peserta soal layanan keuangan dan kesehatan.
Gelaran lomba menghias nasi tumpeng menjadi sesi paling meriah. Gatriwara Kabupaten Buleleng tampil sebagai juara pertama, disusul Gatriwara Kota Denpasar dan Gatriwara Kabupaten Jembrana.
Pentas hiburan dari penyanyi pop Bali Putri Bulan dan Luh Kuncup menutup acara dengan ringan, namun pesan utamanya tetap menggaung: pemberdayaan perempuan bukan sekadar slogan, melainkan kerja kolektif yang harus terus dijaga. (Art)