Ciptakan Pertanian Berkelanjutan dengan Konsep Zero Waste

Kuliah Umum dengan tema : "Pertanian Berkelanjutan dan Zero waste : Menciptakan Masa Depan yang Berkelanjutan" secara daring.
Bagikan

DENPASAR, diaribali.com – Pertanian zero waste merupakan konsep pertanian yang bertujuan mengurangi limbah dalam petanian seperti limbah pupuk, pestisida, dan plastik yang sering kali mencemari lingkungan dan berdampak negatif pada kesehatan manusia.

Dalam pertanian zero waste, semua bagian dari tanaman atau hewan yang dihasilkan akan dimanfaatkan secara penuh. Misalnya, limbah organik seperti sisa sayuran dan buah-buahan dapat diolah menjadi kompos untuk digunakan sebagai pupuk organik, sedangkan kulit buah dapat dijadikan sebagai bahan pangan atau bahan baku industri lainnya.

Dekan FP Unwar Prof. Dr. Ir. Luh Suriati, M.Si, mengatakan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu sektor penting yang menunjang kehidupan manusia. Sektor ini, katanya, menyediakan lapangan pekerjaan dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional.

“Dengan menerapkan konsep zero waste ini dapat menciptakan pertanian yang lebih berkelanjutan, ramah lingkungan dan berkontribusi pada kelestarian alam,” ujar Prof. Luh Suriati, Jumat 26 April 2024 dalam kegiatan Kuliah Umum dengan tema : “Pertanian Berkelanjutan dan Zero waste : Menciptakan Masa Depan yang Berkelanjutan” secara daring.

Kuliah umum yang diinisiasi Himpunan Mahasiswa Program Studi (Prodi) Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa (FP Unwar), mengundang narasumber Dr. Ir. Brigida Antonia Correia, MP,. IPM. Selaku dosen tetap Fakultas Pertanian, Jurusan Peternakan, Universidade Nacional de Timor Loros’e.