BI Bali dan Komisi XI DPR RI Serahkan Ribuan Paket Sembako

Deputi Perwakilan Bank Indonesia, GA Diah Utari bersama anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE, MM menyerahkan 1.000 paket sembako, Sabtu (15/4/2023).
Bagikan


BADUNG, diaribali.com – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali diwakili Deputi Perwakilan Bank Indonesia, GA Diah Utari bersama anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE, MM menyalurkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat yang tersebar di Kabupaten Badung, dan Kota Denpasar melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

Kegiatan yang berlangsung di Jero Bendesa Lukluk, Mengwi ini, merupakan sinergi Bank Indonesia dengan Anggota DPR RI Komisi XI Dapil Bali dan DPP Jangkar Pemuda Nusantara.

Deputi Perwakilan Bank Indonesia GA Diah Utari, menyampaikan, BI turut berperan aktif dalam mengatasi permasalahan sosial dan ekonomi di masyarakat melalui Program (PSBI).

”BI juga berupaya supaya pertumbuhan ekonomi yang meningkat ini tidak diikuti inflasi, khususnya menjelang HBKN seperti Idul Fitri. Untuk pengendalian inflasi selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1444 H, disisi hilir BI bekerjasama dengan pemerintah Provinsi dan Kabupaten /Kota se-Bali menyelenggarakan operasi pasar di tempat-tempat strategis dan mendorong agar beras Bulog yang harganya terjangkau dapat didistribusikan lebih luas di Bali,” jelas Utari di sela-sela pembagian sembako, Sabtu (15/4/2023).

Diah melanjutkan, saat ini ekonomi Bali berangsur pulih dengan pertumbuhan ekonomi Bali mencapai 4,84% (yoy) ditahun 2022. Pemulihan ekonomi tersebut sejalan dengan pulihnya pariwisata Bali yang diupayakan berbagai pihak baik pusat maupun daerah.

Tak hanya menyalurkan bantuan PSBI, dalam rangka memberikan kontribusi kepada masyarakat, BI Bali juga mempunyai beberapa UMKM binaan baik dari jenis makanan, kerajinan dan juga local economy development.

“Ke depan akan lebih meningkatkan kerja sama dengan Pemerintah Daerah mengenai potensi-potensi apa, UMKM yang bisa kita tingkatkan, kerja samakan sehingga tepat sasaran. Dengan demikian bisa memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat setempat,” pungkasny.

Demikian pula untuk menjaga ketahanan pangan rumah tangga dan inflasi yang biasanya terjadi di bulan November-Desember, BI Bali telah membagikan bibit cabai sampai 77 ribu yang di antaranya sudah mulai panen.

“Pengendalian inflasi melalui bantuan bibit cabai terutama kepada rumah tangga, bisa memperkuat ketahanan pangan tumah tangga. Harga cabai sudah menurun tapi ada beberapa mesti diwaspadai seperti bawang merah dan daging ayam,’’ ujar Utari seraya mengungkapkan harga pangan sudah mulai bisa dikendalikan dan pada turun seperti cabe dan lain-lain.

Sementara itu Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Bali, Agung Rai Wirajaya mengapresiasi pelaksanaan tugas dan program kerja Bank Indonesia Provinsi Bali yang terus mendorong peningkatan ekonomi Bali yang berpihak kepada rakyat antara lain pengembangan UMKM, digitalisasi sistem pembayaran, dan pengelolaan uang rupiah.

“Selain itu, pelaksanaan PSBI tersebut merupakan salah satu upaya dalam peningkatan ekonomi masyarakat melalui kegiatan bidang kesehatan, pendidikan dan keagamaan,” pungkasnya.

Adapun penerima PBSI Sembako, yaitu DPP Jangkar Nusantara (120 paket), Majelis Taklim Mu’allaf Kecamatan Mengwi & Abiansemal (130 paket), Rukun Warga Muslim Lukluk (110 paket), Majelis Hidayah-Mengwi (60 paket), Yayasan Al Makmur- Mengwi (100 paket), Rukun Warga Muslim Lingkungan Wahyu Bernasi ,Buduk-Badung,(63 paket), Yayasan Mushola Ar-Ahmah-Denpasar (50 paket), Yayasan Baitul Nurul Huda-Denpasar (50 paket), Rukun Warga Muslim Peguyangan Kaja-Denpasar (40 paket), Mushola Pemecutan ,Banjar Munang-Maning-Denpasar (100 paket), Yayasan Al-Hidayah-Denpasar (110 paket), Rukun Warga Muslim Pemedilan, Pemecutan – Denpasar (67 paket). Zor