Bahasa, Karakter, dan Dunia Kerja: Fakultas Sastra Warmadewa Jembatani Mahasiswa dengan Alumni

IMG-20260220-WA0001

Denpasar,diaribali.com —

Fakultas Sastra Universitas Warmadewa kembali menegaskan perannya sebagai ruang pembentukan karakter mahasiswa. Melalui kegiatan Reconnecting with Alumni #3 bertema Building Character through Language, fakultas menghadirkan praktik nyata dunia kerja ke ruang akademik, Jumat (20/2/2026), di Ruang Sri Ajna Dewi, Gedung G2 lantai 5.

Kegiatan ini menghadirkan alumni Fakultas Sastra, Chris Kartika Sari, yang kini berkarier sebagai Learning and Development Manager di Hotel Indigo Bali. Di hadapan mahasiswa, ia menegaskan bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan fondasi pembentuk karakter profesional.

“Bahasa mencerminkan sikap, empati, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama. Di dunia kerja, terutama perhotelan, hal-hal itu sama pentingnya dengan kompetensi teknis,” ujar Chris.

Ia juga menekankan pentingnya pengalaman nonakademik—mulai dari magang, pelatihan, hingga keterlibatan aktif dalam organisasi—sebagai nilai tambah yang dicari industri.

Dekan Fakultas Sastra Universitas Warmadewa, I Wayan Ana, menyampaikan bahwa Reconnecting with Alumni bukan sekadar agenda rutin. “Sesi ketiga ini adalah simbol komitmen. Relasi dengan alumni tidak berhenti saat wisuda, tetapi terus dirawat tanpa batas waktu,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kesediaan alumni berbagi di tengah kesibukan industri perhotelan yang serba cepat. Menurutnya, kehadiran alumni sukses memberi pesan kuat kepada mahasiswa bahwa kesiapan kerja dibangun sejak di bangku kuliah—bukan hanya dengan datang tepat waktu, tetapi dengan kesiapan mental, disiplin, dan kemauan terus belajar.

Forum ini mendorong mahasiswa untuk aktif berdialog, bertanya, dan menyerap pengalaman praktis langsung dari pelaku industri. Bagi Fakultas Sastra, kegiatan ini sekaligus menjadi strategi memperkuat jejaring alumni dan membuka peluang kolaborasi berkelanjutan.

Melalui Reconnecting with Alumni, Fakultas Sastra Universitas Warmadewa berharap mahasiswa tak hanya lulus dengan ijazah, tetapi juga dengan karakter kuat, keterampilan komunikasi mumpuni, dan daya saing tinggi untuk menghadapi dunia profesional. (Art)