Wali Kota Denpasar Buka Proton Cup IV, Tenis Meja Jadi Ruang Silaturahmi Nakes

IMG-20260126-WA0014
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka Turnamen Tenis Meja Proton Cup IV Tahun 2026 di GOR PTMSI Denpasar, Minggu (25/1).

Denpasar, diaribali.com—

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara resmi membuka Turnamen Tenis Meja Proton Cup IV Tahun 2026 yang digelar RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah di GOR PTMSI Denpasar, kawasan Graha Yowana Suci, Minggu (25/1).

 

Turnamen ini menjadi ruang temu olahraga sekaligus penguat solidaritas tenaga kesehatan di Bali.

 

Proton Cup IV diikuti peserta dari berbagai rumah sakit dan digelar dengan tujuan menjaga kebugaran, meningkatkan imunitas, serta mempererat persaudaraan antartenaga kesehatan. Hadir dalam pembukaan tersebut Direktur Utama RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah dr. I Wayan Sudana, M.Kes, jajaran manajemen, serta para tamu undangan.

Pembukaan turnamen ditandai dengan laga eksibisi ganda putra yang mempertemukan Wali Kota Jaya Negara berpasangan dengan dr. I Wayan Sudana. Pertandingan berlangsung cair dan penuh sportivitas, menandai dimulainya rangkaian kompetisi resmi Proton Cup IV.

Dalam sambutannya, Jaya Negara mengapresiasi konsistensi RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah dalam mengembangkan olahraga tenis meja. Ia menilai Proton Cup bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun kebersamaan di tengah padatnya aktivitas tenaga kesehatan.

“Selain menjaga kebugaran, turnamen ini menjadi ruang silaturahmi yang memperkuat solidaritas tenaga kesehatan. Saya berharap sportivitas selalu dijunjung dan kegiatan ini berjalan lancar,” kata Jaya Negara.

Sementara itu, dr. I Wayan Sudana menjelaskan Proton Cup berawal dari inisiatif tim tenis meja RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah. Nama “Proton” dipilih sebagai simbol energi positif yang diharapkan menular kepada seluruh peserta. Tahun ini, Proton Cup IV mempertandingkan dua kategori, yakni Ganda Tenaga Kesehatan yang diikuti 18 pasang serta Ganda Umum dengan 72 pasang peserta dari 11 rumah sakit di Bali.

Dengan sistem piala bergilir, panitia berharap Proton Cup dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai agenda tahunan olahraga dan kebersamaan tenaga kesehatan. (db)