Unwar Berikan Pembinaan UMKM Berkelanjutan di Desa Dauh Puri Kauh

Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Warmadewa (Unwar) di Desa Dauh Puri Kauh
Bagikan

DENPASAR, diaribali.com – Sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi salah satu tonggak ekonomi Indonesia yang selama ini dinilai tahan terhadap dampak berbagai krisis perekonomian global. UMKM memiliki peran yang sangat besar dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Sebanyak 60% kekuatan ekonomi Indonesia berada pada Sektor UMKM.

Jumlah UMKM di Indonesia juga sering mengalami peningkatan setiap tahunnya. Akan tetapi, masyarakat masih banyak yang belum memahami pentingnya mengurus perizinan usaha, perpajakan, serta pencatatan akuntansi bagi UMKM. Ketiga hal tersebut sangat penting dalam menjalankan usaha khususnya bagi UMKM.

Desa Dauh Puri Kauh saat ini memiliki 58 kelompok UMKM. Permasalahan yang sering terjadi adalah mereka sangat awam mengenai langkah awal yang harus dilakukan dalam menjalankan usaha, yakni terkait dengan pengurusan izin usaha, perpajakan dan sistem pencatatan akuntansi.

Keterbatasan yang sering terjadi yaitu dalam mengadopsi teknologi baru dan inovasi dalam proses produksi atau pemasaran maupun dari segi keuangan, selain itu juga terkait dengan masalah pajak, beban pajak yang tinggi atau ketidakpahaman mengenai kewajiban pajak dapat menjadi masalah bagi UMKM.

Oleh sebab itu, pihak Desa Dauh Puri Kauh bekerjasama dengan Universitas Warmadewa melakukan Pembinaan UMKM dengan tajuk “Edukasi dan Pembinaan Pengajuan Perizinan Usaha, Perpajakan, Sistem Informasi Akuntansi, dan Digitalisasi Marketing Guna Meningkatkan Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Dauh Puri Kauh”.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 25 Juni 2024 bertempat di kantor Perbekel dengan mengundang seluruh pemilik UMKM di Kawasan Desa Dauh Puri Kauh.

Agung Hendra selaku Sekretaris Desa Dauh Puri Kauh dalam sambutannya mendukung penuh kegiatan yang dilakukan bersama Unwar. Karena menurutnya ini dapat meningkatkan pengmabangan UMKM di Kawasan Desa Dauh Puri Kauh.
“Saya berharap peserta dapat memperoleh banyak manfaat dari materi yang diberikan nanti,” katanya.

Ida Ayu Rosa Dewinta, S.E.,M.Si., selaku ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Warmadewa menyampaikan, terdapat tiga topik yang menjadi materi edukasi pada kegiatan ini, yaitu digital marketing, perpajakan, sistem informasi akuntansi serta pengajuan ijin usaha untuk UMKM.

Ia berharap setelah kegiatan berakhir para peserta diharapkan mampu memiliki pemahaman mengenai pengajuan perizinan usaha, perpajakan dan digital marketing guna meningkatkan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). rl