Spenas Denpasar Lepas 182 Peserta Didik Kelas IX

Bagikan

DENPASAR, diaribali.com-SMP Nasional (Spenas) Denpasar melepas 182 peserta didik kelas IX bertempat di aula Spenas Jalan Tukad Yeh Aya Nomor 15. Semuanya dinyatakan lulus setelah mengikuti ujian akhir. Upacara pelepasan dengan penerapan protokol kesehatan ketat ini berlangsung meriah dilengkapi hiburan.

Kepala Spenas Ni Putu Supadmi menjelaskan, euforia ini patut disyukuri setelah dua angkatan sebelumnya dilepas secara online karena pandemi Covid-19. “Momen ini bukan akhir, tapi awal bagi anak-anak kami melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya,” kata Supadmi.

Supadmi berharap, alumninya tersebut bisa memilih SMA/SMK yang tepat sesuai bakat dan minat masing-masing. Yang jelas, Spenas sudah mengantarkan mereka menjadi bibit sumber daya manusia unggul.

Meski diterjang pandemi selama dua tahun, menurut Supadmi, capaian akademik di Spenas menunjukkan grafik positif dari tahun ketahun. Salah satu indikatornya dengan meningkatnya NEM peserta didik.

Selain memberikan ‘reward’ bagi tiga besar NEM tertinggi kelas IX, pihaknya juga memberikan ‘reward’ bagi bintang kelas VII dan VIII. Peringkat I diberikan gratis SPP enam bulan, peringakat II empat bulan dan tiga bulan untuk peringkat III.

Bendahara Perdiknas Ketut Gde Sri Diwya Tuvoli Amararaja, berharap, lulusannya terus mengasah diri karena tantangan di jenjang berikutnya semakin berat. Selama tiga tahun ditempa, ia yakin lulusan Spenas mampu menjaga nama baik eks sekolahnya. Komunikasi yang intens juga diharapkan meski sudah meninggalkan Spenas.

Ia memberikan tawaran menarik bagi lulusan Spenas untuk melanjutkan pendidikan ke SMK Teknologi Nasional. Alasannya, karena SMK Teknologi Nasional telah menjalin kerja sama dengan puluhan dunia usaha dan dunia industri sehingga menjamin lulusannya terserap pasar kerja.

Lulusan dengan NEM tertinggi diraih Ni Komang Anggun Triwidianti dengan nilai 329,40.  Anggun mengaku bangga bisa bergabung dengan Spenas.

Selama bersekolah di Spenas, Anggun berkesempatan mengikuti berbagai ajang  kompetisi. Ia pun menjadi langganan juara kelas sehingga bisa meringankan beban orangtuanya dengan kebijakan gratis SPP. Zor