Setahun Bali Era Baru, Fondasi Kuat Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Rapat Paripurna Pidato Gubernur Bali Satu Tahun Kepemimpinan Koster-Giri, Rabu (25/3).

Rapat Paripurna Pidato Gubernur Bali Satu Tahun Kepemimpinan Koster-Giri, Rabu (25/3).

Denpasar, diaribali.com
Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan berbasis kearifan lokal dalam satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2025–2030. Berbagai capaian strategis berhasil ditorehkan sebagai fondasi menuju Bali Era Baru.

Dalam pidato resminya, pemerintah menekankan arah pembangunan tetap konsisten. “Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru menjadi pedoman utama,” demikian ditegaskan Koster dalam Rapat Paripurna ke 28 Masa Persidangan II tahun 2026 yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya pada  Rabu (25/3).

Sepanjang tahun pertama, lanjut Koster, pemerintah berhasil membangun kerangka regulasi yang kuat. “Menerbitkan 10 peraturan daerah strategis,” menjadi langkah konkret dalam memperkuat tata kelola pembangunan Bali.

Tak hanya itu, berbagai kebijakan turunan juga dihadirkan untuk mempercepat implementasi program prioritas. “Menerbitkan 6 Peraturan Gubernur strategis dan 5 Instruksi Gubernur strategis,” yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Bali.

Di sektor ekonomi, Bali menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. “Pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2025 mencapai 5,82 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional,” sebagaimana disampaikan dalam laporan capaian kinerja.

Kesejahteraan masyarakat juga mengalami peningkatan signifikan. “Tingkat kemiskinan 3,42 persen dan pengangguran 1,45 persen, terendah secara nasional,” menjadi indikator keberhasilan pembangunan yang inklusif.

Sektor pariwisata tetap menjadi penggerak utama ekonomi Bali dengan penguatan tata kelola berbasis budaya. “Menyelenggarakan kepariwisataan Bali berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat,” menjadi arah kebijakan yang terus dijalankan.

Di bidang lingkungan, masih kata Koster, pemerintah mengambil langkah progresif dalam penanganan sampah. “1 Agustus 2026 TPA Suwung tutup total,” sebagai bagian dari transformasi pengelolaan sampah menuju sistem yang lebih berkelanjutan.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur dan transformasi energi terus dipacu untuk mendukung konektivitas dan keberlanjutan. “Mewujudkan Bali mandiri energi dengan energi bersih,” menjadi visi yang tengah diwujudkan melalui berbagai program strategis.

Dengan capaian tersebut, pemerintah optimistis Bali mampu melangkah lebih jauh. “Mewujudkan Krama Bali sejahtera, bahagia, adil, dan makmur,” menjadi tujuan akhir yang terus diperjuangkan dalam Bali Era Baru. (Art)