PkM Internasional, FH Unwar Kembangkan Potensi Lokal dan Pesisir
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional Universitas Warmadewa di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Denpasar,diaribali.com—
Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Kegiatan yang mengusung tema “From Local Resources to Global Value: Community-Based Eco-Tourism and Sustainable Coastal Development in Banyuwedang” ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 29–30 September 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi akademik lintas perguruan tinggi sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal dan mendorong pembangunan kawasan pesisir yang berkelanjutan.
Salah satu agenda utama PkM Internasional tersebut adalah Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Kantor Desa Pejarakan, Selasa (29/9) lalu. Kegiatan diawali dengan sambutan Perbekel Desa Pejarakan (I putu Suastika. SE. MH) dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (Dr. Ni Made Jaya Senastri. SH., MH), kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi serta diskusi mengenai pengembangan potensi lokal, ekowisata berbasis masyarakat, dan pembangunan pesisir berkelanjutan.
FGD menghadirkan sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi, yakni Dr. Nurul Jannah Mustafa Khan dari Fakultas Hukum Universiti Teknologi MARA (UiTM), Dr. Ertien Rining Nawangsari, M.Si., M.H. dari Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, serta Prof. Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. dari Fakultas Hukum Universitas Warmadewa.
Melalui forum tersebut, para akademisi bersama masyarakat dan pemangku kepentingan berdiskusi mengenai bagaimana sumber daya lokal dapat dikembangkan menjadi potensi bernilai global dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan, pelestarian lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tidak hanya berfokus pada agenda akademik, rangkaian PkM Internasional juga diisi dengan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan potensi masyarakat dan lingkungan setempat.
Pada Rabu (30/9), peserta melakukan kunjungan ke petani garam di kawasan pesisir Banjar Dinas Batuampar. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penanaman bantuan tanaman secara simbolis sebagai bagian dari upaya mendukung kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan kawasan pesisir.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan kepada petani anggur di Desa Sumberkima. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk melihat secara langsung potensi ekonomi masyarakat sekaligus menggali peluang pengembangan komoditas lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis masyarakat.
Pelaksanaan PkM Internasional FH Unwar ini diharapkan tidak hanya memperkuat jejaring dan kolaborasi akademik di tingkat internasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pengembangan potensi lokal, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan kawasan pesisir yang berkelanjutan.
Melalui semangat kolaborasi dan pertukaran pengetahuan, FH Unwar terus mendorong peran perguruan tinggi agar hadir dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, dari potensi lokal menuju nilai yang lebih luas dan berkelanjutan.
Dekan FH Unwar, Dr. Ni Made Jaya Senastri, S.H., M.H., berharap melalui kegiatan PkM bersama ini, masyarakat Desa Pejarakan semakin termotivasi dan memiliki kemampuan dalam mengelola potensi alam yang dimiliki desa untuk dikembangkan menjadi kawasan ekowisata yang berkelanjutan.
Selain itu, materi yang disampaikan para narasumber diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan peran aktif masyarakat sebagai penggerak utama dalam mendorong kemajuan desa.
Ke depan, melalui pengelolaan yang berbasis masyarakat dan didukung pengetahuan yang memadai, potensi desa dapat dikembangkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan meminimalkan berbagai risiko yang dapat mengancam keberlanjutan ekosistem. (Art)