Pertamina Bantu Sekolah dan Warga Terdampak Banjir Bandang di Buleleng
Pertamina Patra Niaga saat mendistribusikan Bantuan kepada Korban Banjir di Desa Banjar, Buleleng, Selasa (10/3/2026).
Buleleng,diaribali.com —
Banjir bandang yang menerjang Desa Banjar, Kabupaten Buleleng, Jumat (6/3/2026) malam, meninggalkan dampak cukup besar bagi warga dan fasilitas umum. Sekolah terendam, peralatan rusak, dan ratusan keluarga terdampak.
Merespons kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyalurkan bantuan bagi warga dan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir. Bantuan diserahkan pada Selasa (10/3/2026) di dua lokasi, yakni SD Negeri 5 Banjar dan Posko Pengungsian Desa Banjar.
Banjir yang terjadi sempat merendam SDN 5 Banjar dengan ketinggian air mencapai 1,5 hingga 2 meter. Sejumlah fasilitas sekolah rusak, mulai dari komputer, kipas angin, hingga perlengkapan belajar. Arus air yang deras juga merobohkan pagar sekolah sepanjang sekitar 30 meter sehingga kegiatan belajar mengajar sempat terganggu.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, sekitar 250 kepala keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut dan sebagian warga harus mengungsi sementara.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan bantuan ini merupakan bentuk respons cepat perusahaan untuk membantu masyarakat bangkit dari bencana.
“Ketika bencana terjadi, yang paling dibutuhkan adalah respons cepat agar masyarakat bisa segera bangkit kembali. Kami berharap bantuan ini dapat membantu pemulihan sekolah maupun kehidupan warga sehingga aktivitas belajar dan kegiatan masyarakat bisa kembali normal,” ujar Ahad.
Untuk mendukung kegiatan belajar di SDN 5 Banjar, Pertamina menyalurkan bantuan berupa pompa air, rak buku besi, serta perlengkapan alat tulis.
Guru PJOK SDN 5 Banjar, Ketut Semadi, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi sekolah yang tengah berupaya memulihkan kegiatan belajar mengajar.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pertamina. Banyak fasilitas sekolah rusak akibat banjir. Bantuan buku, alat tulis, dan rak buku ini sangat membantu agar anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman,” kata Semadi.
Selain membantu sekolah, Pertamina juga menyalurkan bantuan bagi warga di Posko Pengungsian Desa Banjar. Bantuan tersebut berupa logistik makanan, logistik non-makanan, obat-obatan, serta perlengkapan kebersihan untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
Bantuan diterima oleh Kepala Seksi Pemerintahan Desa Banjar, Erik Sasrawan. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak banjir.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pertamina Patra Niaga. Bantuan ini sangat membantu warga kami yang terdampak banjir, terutama mereka yang masih berada di posko pengungsian,” ujar Erik.
Sebagai badan usaha milik negara, Pertamina menyatakan terus berupaya hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi kebencanaan, baik melalui dukungan logistik, energi, maupun program pemulihan bagi komunitas terdampak.
Melalui bantuan ini, diharapkan proses pemulihan pascabanjir di Desa Banjar dapat berjalan lebih cepat sehingga aktivitas masyarakat dan kegiatan belajar anak-anak dapat kembali berlangsung seperti biasa. (Art)