Telkomsel Percepat Pulihkan Jaringan, Ulurkan Bantuan untuk Warga Sumatera

SAVE_20251130_223001
Penyaluran Bantuan Telkomsel kepada Korban Bencana Banjir di Sumatra.

Medan,diaribali.com-
Hujan tak kunjung jeda. Sungai meluap, tanah merekah, dan sebagian wilayah Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat terputus dari listrik maupun akses jalan. Dalam gelap dan langkah yang terseok, ribuan warga bertahan di tenda-tenda darurat. Di tengah situasi itulah Telkomsel menggelar upaya pemulihan jaringan sambil menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki Hamsat Bramono, menyampaikan duka cita mendalam atas bencana hidrometeorologi yang melanda tiga provinsi tersebut.

“Kami turut berduka atas musibah ini. Di tengah tantangan akses dan infrastruktur yang sulit, kami berkomitmen hadir dan memaksimalkan seluruh upaya untuk mempercepat pemulihan jaringan, sekaligus memperluas bantuan kemanusiaan,” ujarnya.

Di Aceh, pemadaman listrik, robohnya tower SUTET, serta akses jalan yang tertutup material longsor membuat lebih dari 1.430 site, 2.400 BTS, dan 15 STO lumpuh. Tim teknis harus menggunakan perahu karet hingga perangkat satelit untuk menjangkau titik-titik yang terisolasi.

Sumatera Utara mengalami dampak serupa. Sekitar 1.100 site, 1.900 BTS, dan 10 STO terganggu, terutama di wilayah Gunung Sitoli, Teluk Dalam, dan Sibolga. Putusnya jalur serat optik (FO cut) di ruas Sibolga–Barus memperpanjang proses pemulihan.

Di Sumatera Barat, gangguan terjadi pada lebih dari 190 site, 360 BTS, dan 1 STO akibat kerusakan infrastruktur dan jalur backbone di sejumlah titik.

Pemulihan jaringan berlangsung beriringan dengan penyaluran bantuan sosial. Di Aceh Singkil, bantuan sembako dan air bersih disalurkan untuk lebih dari 400 KK pengungsi. Di Pidie Jaya, lebih dari 1.200 KK menerima dukungan logistik dari posko kemanusiaan Telkomsel.

Di Sibolga, dapur umum disediakan bagi warga yang kesulitan akses pangan. Bantuan sembako dan air bersih juga dikirim ke masyarakat terdampak di Sipirok (Tapanuli Selatan), Agam, Tanah Datar, Pasaman Barat, hingga berbagai titik terdampak lain di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Telkomsel memastikan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, BPBD, serta lembaga kemanusiaan setempat untuk memprioritaskan area paling terdampak. Upaya pemulihan jaringan dilakukan bertahap mengikuti perbaikan listrik dan pembukaan akses.

Perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan selama masa darurat. Sementara tim teknis Telkomsel terus bergerak, menyusuri jalur-jalur yang belum sepenuhnya pulih, membawa harapan agar komunikasi warga kembali tersambung di tengah bencana. (Art)