Selaras Tema “Feel The Grow”, Tekiber Hadirkan Operet Harmoni dan Pertumbuhan
Teater Kini Berseri (Tekiber) menampilkan operet Princess Panda: The Art of Light and Shadow dalam D’Youth Fest 6.0 di Denpasar, Minggu (14/26).
Denpasar, diaribali.com
Semangat kolaborasi dan kre
ativitas generasi muda kembali terasa dalam gelaran D’Youth Fest 6.0 di Kota Denpasar. Berbagai komunitas kreatif mengambil bagian untuk memperkaya pengalaman festival yang tahun ini mengusung tema Feel The Grow sebagai ajakan untuk terus bertumbuh melalui karya dan kolaborasi.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian hadir dari Teater Kini Berseri (Tekiber) melalui operet bertajuk Princess Panda: The Art of Light and Shadow. Pertunjukan tersebut mengangkat pesan tentang keseimbangan hidup, harmoni, dan pertumbuhan melalui pendekatan seni pertunjukan yang menyatukan unsur visual, cerita, dan refleksi sosial.
Creative Director pertunjukan, I Gede Benny Dipo Pratama, mengatakan tema tersebut dipilih untuk menggambarkan pentingnya membangun keseimbangan di tengah perbedaan yang ada dalam kehidupan sehari-hari.
“Princess Panda: The Art of Light and Shadow mengangkat pesan tentang pentingnya keseimbangan dalam kehidupan. Melalui perjalanan para tokohnya yang berasal dari dunia dan pandangan berbeda, kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan bukan sumber perpecahan, tetapi kekuatan untuk saling melengkapi,” ujar Benny.
Menurut Benny, pesan tersebut selaras dengan semangat REGROW yang menjadi bagian dari D’Youth Fest tahun ini. Ia mengatakan pertunjukan tersebut mengajak generasi muda untuk bertumbuh melalui pemahaman, penerimaan, serta keberanian membangun kembali keseimbangan sebagai fondasi masa depan.
“Kami ingin mengajak penonton melihat bahwa proses bertumbuh tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar, tetapi dari keberanian memahami satu sama lain dan membuka ruang kolaborasi,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, mengapresiasi keterlibatan Tekiber yang dinilai menghadirkan pertunjukan berkualitas sekaligus memperlihatkan besarnya potensi generasi muda Denpasar di bidang seni dan ekonomi kreatif.
Sementara itu, Ketua BKRAF Denpasar, Ari Setiya Wibawa, menilai kolaborasi dengan komunitas seni menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif kota. “Apa yang ditampilkan Tekiber bukan hanya pertunjukan seni, tetapi juga menghadirkan pesan yang relevan dengan semangat pertumbuhan dan kreativitas anak muda. Kami berharap D’Youth Fest terus menjadi ruang lahirnya talenta baru dan memperkuat Denpasar sebagai kota kreatatif,” ujarnya. (db)