Pertamina Tambah Pasokan BBM 30 Persen Jelang MotoGP Mandalika

Kesiapan BBM di SPBU Lombok Menjelang Gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika.

Kesiapan BBM di SPBU Lombok Menjelang Gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika.

Lombok,diaribali.com —
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperkuat kesiapan pasokan energi menjelang gelaran MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit (PMIC), Nusa Tenggara Barat. Stok BBM dan LPG, distribusi, hingga pelayanan di SPBU dipantau untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Pertamina menyiapkan tambahan pasokan BBM sekitar 20-30 persen untuk SPBU di jalur wisata dan akses menuju kawasan Mandalika. Penambahan dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan konsumsi harian dan perkembangan kebutuhan di setiap SPBU.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, peningkatan aktivitas selama MotoGP menjadi perhatian utama dalam pengelolaan distribusi energi.

“Pertamina terus melakukan monitoring stok, optimalisasi distribusi, dan pemantauan kondisi penyaluran di lapangan,” ujar Ahad dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10/2026).

Sebanyak tujuh SPBU di jalur wisata dan menuju Mandalika disiagakan. Tiga SPBU berada di Lombok Tengah, dua di Lombok Barat, dan dua lainnya di Kota Mataram.

Selain SPBU, Pertamina memastikan kesiapan pasokan dari sisi hulu distribusi. Lima armada kapal disiapkan untuk menopang kebutuhan energi di NTB dengan total kapasitas sekitar 34.400 kiloliter (KL).

Armada tersebut terdiri atas kapal tipe Small Tanker II dengan kapasitas 3.500-6.499 deadweight tonnage (DWT). Kesiapan armada menjadi bagian dari strategi Pertamina menjaga kesinambungan pasokan selama periode peningkatan aktivitas di Mandalika.

Pertamina juga memantau pergerakan distribusi sejak titik suplai hingga lembaga penyalur. Jika terjadi peningkatan permintaan di suatu wilayah, pola distribusi akan disesuaikan agar pasokan dapat dialihkan dan dioptimalkan sesuai kebutuhan.

Perhatian juga diarahkan pada kondisi pelayanan di SPBU. Lonjakan kendaraan berpotensi memicu antrean pada titik-titik tertentu, terutama di jalur menuju kawasan sirkuit.

Pertamina berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk mengatur antrean dan menjaga kelancaran pelayanan. Evaluasi dilakukan apabila terjadi peningkatan antrean untuk mengetahui penyebab sekaligus menentukan langkah penanganan.

Tak hanya BBM, ketersediaan LPG turut dipantau. Penyaluran LPG melalui jaringan agen dan pangkalan resmi diperkuat untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas rumah tangga maupun sektor usaha selama gelaran MotoGP.

Ahad mengatakan monitoring akan dilakukan secara berkelanjutan selama periode kegiatan. “Kami berkomitmen menjaga keandalan layanan energi selama gelaran MotoGP Mandalika,” katanya. (Art)