KKN IPE 2024, Polkesden Terjunkan 246 Mahasiswa di Kabupaten Bangli

Serah terima mahasiswa KKN IPE Tahun 2024 di Gedung Bhukti Mukti Bhakti, Kantor Bupati Bangli.
Bagikan

BANGLI, diaribali.com – Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar atau Polkesden melakukan serah terima sebanyak 246 orang mahasiswa untuk diterjunkan ke masyarakat dalam program Kuliah Kerja Nyata Interprofessional Education (KKN IPE) tahun 2024, Senin (15/1).

246 orang mahasiswa tersebut terbagi menjadi 9 kelompok dan tersebar di 9 desa wilayah kerja Puskesmas Kintamani 6. Merera diterima langsung Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dan Kepala Dinas Kesehatan Bangli dr. I Nyoman Arsana, M.Kes bertempat di Gedung Bhukti Mukti Bhakti, Kantor Bupati Bangli.

Wakil Direktur III Polkesden, Gusti Ayu Marhaeni, SKM., M.Biomed., mengungkapkan, total tahun ini, Polkesden melibatkan 642 mahasiwa yang terdiri dari 361 mahasiswa diploma tiga dan 282 mahasiswa Sarjana Terapan. Mahasiswa disebar ke 25 desa di Kabupaten Klungkung, Bangli dan Buleleng.

Tiap kelompok terdiri dari 6 disiplin keilmuan seperti bidan, perawat, gizi, konseling, analis kesehatan dan gigi, yang merupakan mahasiswa tingkat akhir, semester 6 untuk prodi D3 dan semester 8 untuk sarjana terapan.

“Di kabupaten Bangli sendiri ada 246 orang mahasiswa yang terbagi menjadi 9 kelompok kemudian di Klungkung ada 6 kelompok di Nusa Penida di 6 Desa, kemudian di Buleleng di Puskesmas Tejakula ada 10 desa,” jelasnya.

Dengan adanya KKN dari Polkesden diharapkan bisa membantu memecahkan masalah kesehatan yang ada di tengah masyarakat dan juga mengusung pilar Transformasi dari Kementerian Kesehatan salah satunya adalah untuk transformasi layanan primer.

“Itu akan berbasis di masyarakat mulai dari tingkat Puskesmas untuk meningkatkan preventif dan promotif sehingga mencegah terjadinya masalah kesehatan yang lebih besar dan juga dari sisi mahasiswa yang terlatih untuk berkolaborasi di dalam tim kesehatan untuk memecahkan masalah kesehatan secara holistik dan terintegrasi,” pungkasnya.

“Kami titip anak-anak kami sebanyak 246 untuk di berdayakan sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan tentu juga menjawab capaian pembelajaran yang ingin kami cari,” tambah Gusti Ayu Marhaeni.

Sementara Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Kabupaten Bangli untuk melaksanakan KKN dari Polkesden.
Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya pengabdian kepada masyarakat kata Bupati, agar benar-benar dikolaborasikan dengan baik supaya masyarakat dapat merasakan manfaatnya dan saling menguntungkan kedua belah pihak.

“Tentu kehadiran kawan-kawan semua dari Polkesden ini sangat berarti bagi kami di Kabupaten Bangli, dan kita berharap dapat merasakn manfaatnya,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Bangli dr. I Nyoman Arsana, M.Kes.,mengatakan dalam era globalisasi kontak mahasiswa kesehatan dengan masyarakat akan sangat berarti, sehingga dalam rangka meningkatkan pelayanan secara promotif , preventif, kuratif dan rehabilitatif di masyarakat dipererlukan bersentuhan langsung dengan insan-insan kesehatan dalam hal ini khususnya mahasiswa.

“Tri Dharma Perguruan Tinggi selah satunya pengabdian kepada masyarakat jadi adik-adik selama bersentuhan langsung dengan masyarakatadik-adik agar bisa menjaga diri, sehat berangkat ke desa pulang ke kampus juga sehat,” pesannya. Zor