KBMHD Undiknas Gelar Art Festival ke-7

PARA juara lagu pop Bali kategori SMP Campuran foto bersama panitia dan Pembina KBMHD di Sanur, Denpasar.
Bagikan

DENPASAR-DiariBali

Keluarga Besar Mahasiswa Hindu Dharma (KBMHD) Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) tetap konsisten menggelar Art Festival ke tujuh untuk mengenang 14 tahun kepergian salah satu pendiri Undiknas Porf. Dr. IGN Gorda, MS. Lebih dari 30 pelajar SMP, SMA dan SMK se-Bali antusias mengikuti lomba Menyanyi Lagu Pop Bali bertempat di Prama Hotel, Sanur, Denpasar, Sabtu (23/10).
Bahkan, tahun 2021 ini, kegiatan berlangsung cukup meriah, karena dibarengi dengan kegiatan Move On Yoks UMKM yang digagas oleh Perempuan Indonesia Maju (PIM) Provinsi Bali, bersinergi dengan Koperasi Perempuan Ramah Keluarga (KPRK), Pusat Studi UNDIKNAS (PSU), STIE Satya Dharma, Net System, dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Bali.

Ketua Umum KBMHD Undiknas Kadek Bagus Surya Kusuma Putra menejelaskan, tema yang diangkat pada Art Festival tahun 2021 ini “Andhesti Catha Loka Karya” yang mana Budaya Bali menjadi wadah untuk generasi muda dapat berinovasi di era modernisasi dan globalisasi.
“Tujuannya jelas untuk melestarikan budaya Bali, salah satunya lewat lagu pop agar tetap lestari di tengah gempuran moderisasi zaman. Sekaligus memperingati kepergian tokoh panutan kami Prof. Gorda,” kata Bagus di Denpasar, Minggu (24/10).

Ia menambahkan, jumlah peserta yang mendaftar sesuai dengan target awal. Para peserta lomba terdiri dari SMP campuran, SMA/SMK putri. Sayangnya, perserta putra dari kalangan SMA masih minim. Ia mengaku telah melakukan sosialisasi sejak sebulan lalu dengan memanfaatkan berbagai media, khususnya media sosial.
Para peserta, kata dia, wajib menyanyikan lagu Jempiring Putih sebagai Maskot Kota Denpasar, serta sebuah lagu bebas. Pihaknya menjamin, kegiatannya ini tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19, sebab semua peserta dan panitia telah menerapkan protokol kesehatan ketat.
Pada ajang berikutnya, KBMHD ingin menggaungkan kembali Art Festival agar semakin banyak peserta yang terjaring. “Kami terus berinovasi agar art festival ini semakin dikenal masyarakat luas. Tentunya target peserta juga kami tingkatkan,” jelasnya.

Untuk kategori SMP Campuran, I Gusti Ayu Satya Rani Daniswara Bagya dari SMPN 3 Denpasar meraih juara I, disusul Anak Agung Sri Mulya Raya dari SMP N 1 Ubud di posisi kedua, serta I Putu Ananda Khrisna Putra dari SMPN 2 Banjar di posisi ketiga. Untuk kategori SMA/SMK Putri, juara I diraih Ni Komang Sri Mahyoniariasih dari SMA N 3 Denpasar. Juara II Nyoman Khrisnanda Widya Pradnyadewi Tangkas dari SMA Negeri 1 Denpasar, dan juara III Ni Putu Marshella Shadika dari SMAN 1 Kuta Utara.

Sedangkan kategori SMA/SMK Putra, juara I diraih Anak Agung Ngurah Bramanda Maha Saputra dari SMA Negeri 1 Denpasar, juara II Putu Andika Pramana dari SMAN 2 Denpasar serta I Wayan Riko Palguna dari SMA Negeri 1 Pupuan. “Selain tiga besar, ada juga tiga nama juara harapan. Masing-masing kami berikan hadiah berupa uang tunai (pembinaan), piagam serta bingkisan,” kata Bagus didampingi Ketua Panitia I Putu Ardiasa. TUM