Puting Beliung Terjang Denpasar, Pemkot Bergerak Cepat

IMG-20260121-WA0020
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa meninjau lokasi bencana angin puting beliung di Desa Sidakarya, Rabu (21/1).

Denpasar, diaribali.com —
Angin puting beliung menyapu sejumlah wilayah di Kota Denpasar, Rabu (21/1) dini hari. Puluhan bangunan permanen dan semi permanen rusak ringan hingga sedang. Pemerintah Kota Denpasar bergerak cepat.

Wilayah terdampak meliputi Desa Sidakarya, Kelurahan Kesiman, dan Desa Sanur Kauh. Kerusakan umumnya terjadi pada atap, genteng, tembok, hingga pelinggih warga.

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa turun langsung ke lokasi di Sidakarya. Ia menyampaikan keprihatinan sekaligus mengoordinasikan BPBD, Dinas Sosial, Damkar, DLHK, serta dinas terkait lainnya.

“Pendataan dan asesmen segera dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan warga,” kata Arya Wibawa.

Ia juga memerintahkan pembersihan lokasi secara gotong royong. Puing bangunan, ranting pohon, genteng, dan material lain menutup akses gang permukiman.
“Kita fokuskan pembersihan agar aktivitas warga segera pulih,” ujarnya.

Kepala BPBD Kota Denpasar Ida Bagus Joni Arimbawa menyebut pendataan masih berlangsung. Sementara ini, tercatat 63 bangunan terdampak.
Rinciannya, 21 rumah di Desa Sidakarya, 27 bangunan di Kelurahan Kesiman, dan 15 rumah di Desa Sanur Kauh. “Data ini masih berkembang,” katanya.

Di Sidakarya, lokasi terdampak berada di Gang Kenari dan sekitarnya. Di Kesiman di Jalan Pakis Aji, sedangkan di Sanur Kauh di wilayah Tunggak Bingin. Kerusakan didominasi genteng, tembok, dan pelinggih.

Salah satu warga Sidakarya, Nyoman Alit Suteja, mengatakan angin datang sekitar pukul 01.45 Wita. “Saya terbangun karena suara keras. Genteng rumah jatuh, rumah tetangga juga sama. Pohon-pohon tumbang,” ujarnya.