Jaya Negara: Ngenteg Linggih Teguhkan Bhakti dan Harmoni

Denpasar, diaribali.com
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih dan Pedudusan Alit di Merajan Agung Puri Pemecutan Ukiran Badung, Sabtu (3/1). Upacara yang berlangsung khidmat ini bertepatan dengan rahina Tumpek Krulut dan Purnama Kapitu.
Pelaksanaan upacara tersebut turut dihadiri Penglingsir Agung Puri Agung Denpasar, Ida Penglingsir Agung Putra Jambe Pemecutan, Jro Bendesa Adat Denpasar Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma, serta para undangan dan pasemetonan puri.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara bersama penglingsir puri menandatangani prasasti sebagai simbol doa restu, sekaligus mengikuti prosesi Mendem Pedagingan di Pelinggih Taksu.
Disela-sela kegiatan Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan upacara Dewa Yadnya yang berjalan dengan penuh sradha bhakti dan kebersamaan. Jaya Negara berharap, melalui upacara ini, kerahayuan senantiasa menyertai pasemetonan puri dalam menjalankan swadarma masing-masing.
Sementara itu, Manggala Karya Anak Agung Ngurah Darma Putra menjelaskan bahwa rangkaian upacara dilaksanakan seiring selesainya renovasi wewangunan Merajan Agung Puri Pemecutan Ukiran Badung. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran Walikota Denpasar, penglingsir puri, serta seluruh undangan yang telah memberikan doa restu sehingga karya dapat berjalan dengan baik.
“Rangkaian upacara telah diawali sejak 19 Desember 2025 dengan upacara Nuasen Karya dan Nyukat Genah, dengan Yajamana Karya Ida Pedanda Made Taman Dwija Putra,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, bertepatan dengan Purnama Kapitu pada Sabtu, 3 Januari 2026, dilaksanakan upacara Mecaru Rsi Gana, Manca Kelud, Melaspas, serta Mendem Pedagingan. Seluruh rangkaian upacara ini merupakan wujud bhakti dan rasa syukur pasemetonan Puri Pemecutan Ukiran Badung, dengan harapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa melimpahkan kerahayuan dan keharmonisan bagi seluruh umat. (db)