PLN Siagakan 1.680 kVA untuk DWP Bali 2025

Badung,diarbali.com —
PT PLN (Persero) menyiagakan pasokan listrik berkapasitas 1.680 kVA untuk menjamin kelancaran Djakarta Warehouse Project (DWP) 2025 yang digelar pada 12–14 Desember di Bali.
Festival musik elektronik berskala internasional ini menuntut suplai listrik stabil dan berkualitas tinggi untuk menopang sistem audio, tata cahaya, multimedia, hingga fasilitas pendukung acara.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PLN menyediakan layanan multiguna berupa sambungan sementara yang disalurkan ke sejumlah panggung dan area venue. Penyediaan daya dilakukan berdasarkan hasil survei teknis serta koordinasi intensif dengan penyelenggara, guna memastikan pasokan sesuai kebutuhan sekaligus memenuhi standar keselamatan.
Selama acara berlangsung, PLN menetapkan status siaga khusus. Personel disebar di titik-titik strategis, mulai dari gardu distribusi terdekat hingga area belakang panggung. Sebelumnya, pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan dan peralatan distribusi juga telah dilakukan untuk meminimalkan risiko gangguan.
PLN turut menyiapkan peralatan cadangan dan tim respons cepat agar setiap potensi gangguan dapat ditangani secara sigap. Jalur komunikasi khusus dengan penyelenggara juga dibuka selama masa siaga, memastikan koordinasi berjalan tanpa hambatan.
Direktur PT Aseps Peratama Jaya, Richard Paulana, mitra teknis Ismaya Live, mengapresiasi kesiapan PLN. Menurut dia, pemetaan kebutuhan listrik di setiap panggung dilakukan secara detail sejak tahap perencanaan, sehingga seluruh sistem produksi dapat berjalan tanpa kendala. (Art)
Manajer PLN UP3 Bali Selatan, Alexander J. Manuhuwa, menegaskan dukungan kelistrikan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menopang kegiatan berskala besar yang berdampak langsung pada pariwisata dan ekonomi daerah. Dengan daya yang disiapkan serta personel siaga khusus, PLN ingin memastikan kenyamanan pengunjung sekaligus kelancaran penyelenggaraan acara.
DWP 2025 diproyeksikan memberi kontribusi signifikan bagi pariwisata Bali, mulai dari sektor perhotelan, transportasi, hingga UMKM dan penyerapan tenaga kerja lokal. Keandalan pasokan listrik menjadi prasyarat penting agar acara berstandar internasional ini berjalan aman dan sukses.