YPK Bali Siap Bantu Pemkot Denpasar

Ketua YPK Bali Elsye Suryawan saat beraudiensi dengan Ketua K3S Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Jumat (2/7/2021).
Ketua YPK Bali Elsye Suryawan saat beraudiensi dengan Ketua K3S Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Jumat (2/7/2021).

“Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) Bali bersinergi dengan pemerintah kota Denpasar dalam bidang layanan kesehatan”.

DENPASAR-DiariBali

Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) Bali siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Denpasar dalam mensukseskan pembangunan Pemerintah Kota Denpasar khususnya di bidang layanan kesehatan. Hal ini disampaikan langsung Ketua Pengurus YKP Bali Elsye Suryawan saat audensi dengan Ketua K3S Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara dan Wakil Ketua K3S Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar Jumat (2/7/2021).

Dalam kesempatan itu Elsye mengatakan, YKP adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 2001 untuk memberikan rehabilitasi kepada masyarakat Bali yang memiliki disabilitas, dan yang tidak mampu mengakses fasilitas layanan kesehatan formal. Klien YPK mendapatkan pelayanan fisioterapi dan juga dukungan psikologi dan emosional tanpa dipungut biaya.

Lebih lanjut dikatakan, YKP memiliki program-program yang telah dirancang untuk memberikan dukungan berkualitas kepada masyarakat berbagai usia dengan disabilitas fisik beragam. Diantaranya Program Rehabilitasi, Program Edukasi, Klinik Keliling, BaliRungu.

“Itulah pelayanan kesehatan yang kami berikan selama ini, untuk itu kami siap membantu Pemerintah Kota Denpasar untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya di Kota Denpasar,” ungkapnya.

Ketua K3S Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Wakil Ketua Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengucapkan terima kasih kepada YPK karena telah bersedia membantu program Pemkot Denpasar khususnya di bidang kesehatan.

Menurutnya K3S Kota Denpasar bergerak dibidang sosial. Kegiatan yang kami sering lakukan adalah memberikan bantuan kepada masyarakat yang tidak mampu dan disabilitas sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan seperti, kursi roda, tongkat dan alat pendengar. “Semua kegiatan yang kami lakukan juga berkolaborasi dengan pihak swasta melalui dana CSR,” ungkapnya.

Dengan adanya kolaborasi dengan YPK Bali maka akan lebih bagus, karena bisa membantu masyarakat di bidang kesehatan.

“Nanti kalau kami turun kelapangan akan melibatkan YPK sehingga pihak YPK akan bisa melihat langsung bantuan apa yang harus diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” kata Sagung Antari. (Get)