Program P2MW Kemdikbudristek Dukung Usaha Mahasiswa Unmas Denpasar

Bagikan

DENPASAR, diaribali.com – Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bersama Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Diktiristek yang memberikan wadah bagi mahasiswa dalam berwirausaha.

Program ini merupakan program pengembangan usaha mahasiswa yang telah memiliki usaha melalui bantuan dana pengembangan dan pembinaan dengan melakukan pendampingan serta pelatihan (coaching) usaha kepada mahasiswa peserta P2MW.

Hadirnya program P2MW ini sangat membantu para wirausaha mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Selain mendapatkan pembinaan berupa pelatihan, workshop, seminar yang tentunya berkaitan dengan kewirausahaan. Program ini juga memberikan bantuan berupa dana kepada mahasiswa wirausaha untuk menunjang kegiatan usaha mereka.

Dikonfirmasi media, Ni Made Wanda Diajeng Sujana selaku pimpinan dari usaha AW Dimsum menyampaikan, usaha yang di jalankan bersama rekannya Ni Wayan Viniari dan Anak Agung Istri Dalem Priyanka Mahadita itu merupakan salah satu bisnis yang lolos dalam program P2MW ini.

“AW Dimsum pun memiliki kesempatan emas untuk terus berinovasi dan berevolusi dalam mengembangkan bisnisnya melalui pembekalan materi, keterampilan, serta pendanaan” kata Wanda di Denpasar, Rabu (19/10/2022).

Stand AW Dimsum.

Wanda mengatakan, AW Dimsum merupakan usaha yang bergerak di bidang Makanan (Dimsum) yang telah berdiri sejak pertengahan Februari 2022 lalu, berlokasi di Jalan Raya Kemenuh Gianyar (sebelah barat SPBU Kemenuh).

“Dewasa ini memang banyak yang memasarkan produk serupa, namun semua pasti memiliki ciri khasnya masing-masing. AW Dimsum sendiri menyajikan dimsum hasil olahan industri rumah tangga dengan bahan premium full daging dan fresh, serta tanpa menggunakan pengawet” kata mahasiswi semester 5 jurusan Akuntansi itu.

“Sejauh ini saos authentic dari AW Dimsum masih menjadi primadona. Disini juga menjadi nilai tambah yang berbeda dari produk dimsum lain” imbuhnya.

Wanda menambahkan, selama mengikuti program P2MW terhitung dari bulan Agustus 2022 hingga sekarang bulan Oktober sudah 3 (tiga) bulan berjalan, AW Dimsum banyak mengalami perubahan mulai dari strategi pemasaran, mengenal konsumen potensial, mengerti kondisi pasar, hingga pergantian kemasan demi menambah value dari produk itu sendiri.

Pembinaan dari Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis – LPPM Unmas Denpasar.

Pembina Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar Daniel Manek, S.Fil., MM mengatakan, melalui pendampingan ini, AW Dimsum yang merupakan salah satu tenant binaan, diarahkan untuk menggunakan kesempatan pendanaan P2MW ini sebaik dan semaksimal mungkin, sehingga dapat mendukung kinerja bisnis AW Dimsum secara berkelanjutan.

“Pendampingan dari Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis – LPPM Unmas Denpasar, diberikan melalui kegiatan mentoring berkala, dan konsultasi bersama dengan mentor yang memiliki kepakaran di bidang bisnis” kata Daniel.

Ia pun menyampaikan terimakasih kepada pemerintah, dalam hal ini pihak Kemendikbudristek yang senantiasa telah menyalurkan program baik pembinaan maupun pendaan bagi mahasiswa Unmas Denpasar.

Untuk diketahui, hingga kini AW Dimsum telah hadir dengan wajah baru dengan identitas yang jelas. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kenaikan omset AW Dimsum semenjak mengikuti program P2MW dan banyak komentar positif berdatangan dari para customer AW Dimsum. (rl/van)