Prof. Antara Menang Pilrek Unud

Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.
Bagikan

DENPASAR-DiariBali

Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Udayana (Unud) Periode 2021-2025 digelar dalam jaringan (daring) melalui e-voting, Selasa (6/7). Hasilnya, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., ditetapkan sebagai calon rektor terpilih. Pelantikan secara resmi masih menunggu jadwal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek).

Pilrek diawali sidang tertutup daring Senat Unud yang dipimpin Ketua Senat Prof. Dewa Ngurah Suprapta. Kebijakan ini mempertimbangkan Surat Edaran Gubernur Bali tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

Sesditjendikti, mewakili Mendikbud Ristek, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP., menyampaikan selama ini proses yang dilaksanakan sudah berjalan dengan transparan dan akuntabel.

“Siapa pun yang terpilih supaya mengingat kembali visi Universitas Udayana dan memberikan inspirasi kepada generasi muda dan memberikan contoh yang baik untuk mewujudkan visi misi Universitas Udayana,” kaa dia.

Proses pemilihan diawali dengan pembacaan tata tertib oleh Ketua Panitia Pemilihan Rektor Prof. I Gede Mahardika yang menyampaikan bahwa pemilihan dilakukan oleh Anggota Senat bersama Menteri atau yang mewakili dan minimal dihadiri oleh 2/3 dari total Anggota Senat. Sebelum pemungutan suara masing-masing Calon Rektor diberikan kesempatan untuk memaparkan visi misi selama 15 menit.

Dalam pemungutan suara jumlah Anggota Senat yang hadir sebanyak 79 orang sehingga jumlah suara Menteri atau sebesar 35 persen yakni 43 suara. Pemungutan suara dilakukan secara E-Voting melalui aplikasi PEMIRA yang disiapkan oleh USDI Unud, dimana masing-masing Anggota Senat dapat mengakses aplikasi ini melalui akun IMISSU dan Perwakilan Menteri melalui Akun yang telah disiapkan.

Kerahasian pemilihan terjaga karena data pada sistem terenkripsi dan tidak ada korelasi antara user dengan pilihannya. Berdasarkan E-Voting dengan jumlah suara total sebanyak 122 suara, Calon Rektor Nomor Urut (1) Prof. Dr. dr. I Ketut Suyasa, Sp.B., Sp.OT(K) dari Fakultas Kedokteran memperoleh 31 suara, Calon Rektor Nomor Urut (2) Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng dari Fakultas Teknik memperoleh 81 suara dan Calon Rektor Nomor Urut (3) Dr. I Wayan Budiasa, SP.,MP dari Fakultas Pertanian memperoleh 10 suara.

“Dengan hasil perolehan suara tersebut Calon Rektor Nomor Urut (2) Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng ditetapkan sebagai Calon Rektor Terpilih yang dituangkan dalam berita acara,” ungkapnya.

Nurwardani mengapresiasi proses pemilihan yang telah berjalan lancar dan damai serta diharapkan dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya. Sesditjendikti juga mengucapkan selamat kepada Calon Rektor terpilih dan juga berharap dua calon lainnya dapat mendukung kinerja calon Rektor terpilih.

Ketua Senat Unud juga memberikan apresiasi kepada Perwakilan Kementerian, Panitia, Tim USDI dan seluruh pihak yang telah turut mendukung pelaksanaan pemilihan hingga berjalan dengan lancar. Prof. I Nyoman Gde Antara selaku Calon Rektor terpilih dalam kesempatan tersebut juga mengapresasi seluruh pihak dan mengharapkan dukungan untuk bersama-sama memajukan Unud.

Rektor Unud Prof. A.A Raka Sudewi juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah turut berkontribusi dalam pelaksanaan pemilihan dan mengucapkan selamat kepada Calon Rektor terpilih serta seluruh pihak diharapkan bersinergi untuk membawa Unud menjadi lebih baik lagi.

Dihubungi pasca pilrek, Antara menyampaikan terima kasih atas kepercayaan semua pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin Unud. Hal terpenting yang akan dirinya lakukan nanti yakani terkait penerapan Good University Governance (GUG) secara konsisten dan berkelanjutan.

Menurutnya, dengan GUG ini, akan dapat mempercepat akselerasi dan transformasi Universitas Udayana sebagai Perguruan Tinggi berbasis Budaya ke arah lembaga pendidikan yang dapat memberikan kontribusi nyata pada pembangunan, khususnya Bali dan Indonesia secara umum. Baik itu di bidang sumber daya manusia (SDM), perekonomian, pelestarian adat budaya dan lingkungan. TUM