PKM Unwar Bantu Susun SOM dan SOP KSP Amertha Bumi

KOPERASI-Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Warmadewa (Unwar) yang terdiri dari Ni Made Santini, Ni Made Taman Sari dan Made Pratiwi Dewi turun langsung melaksanakan program kemitraan pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Amertha Bumi, Desa Sampalan Klod, Klungkung.

SEMARAPURA-DiariBali

Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Warmadewa (Unwar) yang terdiri dari Ni Made Santini, Ni Made Taman Sari dan Made Pratiwi Dewi turun langsung melaksanakan program kemitraan pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Amertha Bumi, Desa Sampalan Klod, Klungkung dengan tema “Pendampingan Penyempurnaan Penyusunan SOM dan SOP”. Ketiga dosen teresbut merupakan tenaga pendidik di Fakultas Ekonomi Unwar, sehingga kompetensinya tidak diragukan lagi.

Ni Made Santini, Ketua Tim Pengabdian menjelaskan, untuk menuju Visi Pemprov Bali yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang berarti menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan krama Bali yang sejahtera dan bahagia sekala niskala menuju kehidupan yang berdaulat secara politik dan berdikari secara ekonomi, salah satu kegiatan ekonomi yang mampu mengimplementasikannya adalah gerakan dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali.

Langkah yang dilakukan untuk mengantarkan visi itu dalam suatu misi, yakni; mewujudkan koperasi yang berkualitas dan sehat; menumbuhkan kewirausahaan koperasi dan UMKM; memfasilitasi pembiayaan dan penjaminan bagi koperasi dan UMKM dan meningkatakan Kemitraan Koperasi dan UMKM.

“Koperasi dapat memberikan manfaat yang luar biasa yaitu dapat mengurangi pengangguran dan kemiskinan terutama di Indonesia. Jika koperasi dapat dikelola dengan baik, jelas, terbuka, dan sukarela atas asas kekeluargaan maka koperasi yang berjalan akan dapat memenuhi tujuan utamanya. Kinerja koperasi sangat penting untuk diperhatikan demi kesehatan koperasi itu sendiri,” katanya.

Pengelolaan koperasi baik berbentuk KSP-USP harus sesuai tata kelola baik sehingga koperasi dapat berkembang pesat. Untuk itu setiap koperasi wajib menerapkan Standar Operasional Prosedur dan Standar Operasional Manajemen (SOP dan SOM). Karena sistem tersebut diyakini mampu membuat tata kelola koperasi lebih sehat Keputusan Menteri Koperasi dan UKM RI No 96 / KEP / M.KUKM / IX / 2004 tentang Pedoman Standar Operasional Manajemen Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam.

Tim Pengabdian Masyarakat Unwar kembali menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang kali ini dengan pendampingan penyusunan penyempurnaan SOM dan SOP di KSP Amerta Bumi, Di Desa Sampalan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. PKM kali ini bertujuan meningkatkan peran Koperasi untuk perekonomian dengan realisasi pelatihan-pelatihan yang nantinya bisa membantu administrasi dari pelaksanaan Koperasi tersebut.

”Kami dari Tim PKM Unwar akan mendampingi proses penyempurnaan SOP dan SOM dari Koperasi Amerta Bumi. Sehingga nanti SOP dan SOM tersebut dapat memudahkan bekerja dalam rangka memberikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada nasabahnya sehingga bisa membantu Koperasi Amerta Bumi untuk meningkatkan Kinerjanya. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian dilakukan dengan aktifitas metode pendampingan cara menyusun SOM dan SOP sesuai pedoman dari Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan,” katanya.

Hasil dari pendampingan terhadap pengelola dan pengurus diharapkan dapat disusun SOM, SOP Kelembagaan, SOP Penyaluran Dana, SOP Bidang Usaha, Kegiatan ini pun disambut baik oleh Ketua Koperasi Amerta Bumi, Wayan Budiarsana.

Budiarsana mengaku menyambut baik kegiatan ini, karena merasa sangat terbantu. “Karena SOP dan SOM yang kami miliki saat ini belum sempurna karena keterbatasan tenaga SDM dan Dana, dan dengan adanya bantuan dari Pihak Akademisi dalam kegiatan PKM ini kami berharap selain SOP dan SOM kami bisa memenuhi standar yang diminta oleh Dinas Koperasi, juga dapat membantu perbaikan kinerja koperasi dari sisi pelayanan dan mampu bertahan di masa pandemi ini,” pungkas dia. Rl