Juliarta Melenggang DPRD Bali Kedua, Fokus Masalah Air di Nusa Penida dan Pembangunan PKB

I Ketut Juliarta
Bagikan

Klungkung, diaribali.com – Caleg Anggota DPRD Bali Partai Gerindra Dapil Klungkung I Ketut Juliarta, SH, meraup suara fantastis di dapilnya dalam pemilihan legislatif (14/2) lalu. Wakil rakyat asal Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung ini mengklaim suara 16 ribu suara.

Dibandingkan Pemilu 2019, Juliarta hanya mampu meraup suara 7 ribu lebih. Dengan raihan suara dua kali lipat lebih besar, Juliarta melenggang mengamankan kembali kursi DPRD Bali dapil Klungkung untuk kali kedua.

Juliarta mengatakan pada Rabu (21/2), tips untuk mampu meyakinkan pilihan masyarakat kepadanya yaitu rajin turun ke masyarakat. Selain itu menyerap aspirasi masyarakat dan mengawalnya untuk diperjuangkan di Pemerintah Provinsi aspirasi masyarakat tersebut.

Politisi muda partai besutan Prabowo Subianto ini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bali maupun masyarakat Klungkung yang sudah berpartisipasi hadir dalam pesta demokrasi hingga berjalan aman dan damai untuk menentukan pemimpin dan wakil rakyat lima tahun ke depan.

Selain itu, lanjutnya, masyarakat Klungkung juga telah memenangkan pasangan presiden dan wakil presiden Prabowo-Gibran mencapai 70 persen di Kabupaten Klungkung, demikian juga memenangkan Juliarta.

“Suksma masyarakat Klungkung dan Bali pada umumnya sudah memilih pasangan Presiden Prabowo-Gibran dan mendukung saya. Kepercayaan ini akan saya pertanggungjawabkan dan siap mengawal aspirasi masyarakat Klungkung,” ucapnya.

Kata dia, pesan yang selalu diingat dari Prabowo Subianto kepada dirinya yaitu untuk turun ke masyarakat, berbuat dan katakan apa adanya kepada masyarakat serta dengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat.

“Jika tidak bisa membantu banyak orang, bantu beberapa orang. Jika tidak bisa membantu beberapa orang, bantu satu orang. Dan jika membantu satu orang tidak bisa, minimal jangan membuat masalah,” tuturnya menyerupai sang inspirator Prabowo Subianto.

Lebih lanjut disampaikan, ada dua fokus permasalah bakal diperjuangkan untuk Kabupaten Klungkung. Pertama, kelanjutan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (PKB). Dimana pembangunan PKB agar bisa berjalan sesuai perencanaan. Kedua, masalah air bersih di Nusa Penida.

Dikatakan, dari sekian pemimpin di Klungkung belum bisa mencarikan solusi terkait ketersediaan air bersih di desa yang dijuluki ‘Telur Emas Bali’. Dirinya berjanji akan mengawal di Pemprov hingga ke pusat untuk mencarikan win-win solusi terkait ketersedian air bersih.

“Apalagi Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto, setelah dilantik saya akan menyampaikan permasalahan ini, kebetulan saya dekat dengan beliau. Semoga ke sedekatan saya dengan Bapak bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat Klungkung,” tegasnya. (Art)