Fisip Unwar Gelar Yudisium Ke-70, Lulusan Diharapkan Jadi Komunikator Andal Bagi Masyarakat

Bagikan

DENPASAR, diaribali.com-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Warmadewa (Fisip Unwar) menggelar Yudisium Sarjana ke-70 secara offline di Ruang Sidang Sri Kesari Warmadewa Mandapa, Jumat (26/8), diikuti 37 yudisiawan/i terdiri dari 21 orang Prodi Ilmu Pemerintahan dan 16 orang Prodi Ilmu Administrasi Negara.

Lulusan terbaik dari Prodi Ilmu Pemerintahan diraih oleh AA Istri Agung Dharma Prasanthi, S.IP dengan IPK 3,88 dan dari Prodi Ilmu Administrasi Negara diraih oleh Ida Ayu Nyoman Dian Ika Putri, S.AP dengan IPK 3,82.

Dekan Fisip Unwar Drs. I Wayan Mirta, M.Si., mengatakan, Yudisium merupakan pengumuman nilai kepada mahasiswa sebagai proses penilaian akhir dari seluruh mata kuliah yang telah diambil mahasiswa dan penetapan nilai dalam transkrip akademik, serta memutuskan lulus atau tidaknya mahasiswa dalam memperoleh studi selama jangka waktu tertentu yang ditetapkan oleh dekan.

Dilihat dari masa studi, lanjut Mirta, 34 orang (65%) lulus dengan tepat waktu selama kurun waktu 3 tahun 8 bulan, sisanya 3 orang (35%) lulus kurun waktu lebih dari 4 tahun, sedangkan dari predikat kelulusan 14 orang 3 (7,8%) lulus dengan pujian, sisanya 23 orang (62,2%) lulus dengan predikat sangat memuaskan.

Lebih lanjut, diharapkan para yudisiawan mampu menjadi alumni yang berkualitas yaitu mampu menjadi komunikator yang baik dalam membantu masyarakat memecahkan masalah, mampu menjadi manajer yang bisa mengelola sumber daya manusia yang ada di sekelilingnya serta mampu menjadi pemimpin di masyarakat.

“Pesan kami kepada semua peserta yudisium bahwa Darma Bakti mereka telah di tunggu oleh keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” pesannya.

“Jangan lupa untuk selalu mengasah soft skill yang dimiliki, karena keberhasilan hidup di dunia tidak hanya dengan modal hard skill semata, melainkan memerlukan bekal yang bersifat soft skill. Kami juga berharap para lulusan S1 khususnya Fisip Unwar nantinya bisa melanjutkan studi ke jenjang S2 di MAP (Magister Administrasi Publik) Program Pascasarjana Unwar,” harap Mirta. (rl)