Farewell Party Mahasiswa Pascasarjana Undiknas, Getting Experience Melalui Diskusi

Bagikan

DENPASAR, diaribali.com – Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) mengadakan Farewell Party, Welcoming Student dan Pengumuman Top Studens Award, Sabtu (28/1/2023) di Kampus Undiknas, Jalan Bedugul No. 39, Sidakarya, Denpasar.

Dalam kesempatan ini, jumlah mahasiswa yang dilepas terdiri dari Program Studi (Prodi) Magister Management sebanyak 42 orang,  dengan IPK rata-rata 3.9, prodi magister administrasi publik (MAP) sebanyak 10 orang, dengan IPK rata-rata 3.88 dan magister hukum sebanyak 13 orang dengan IPK rata-rata 3.85. Hingga kini, total alumni mencapai 1.431 orang.

Direktur Sekolah Pascasarjana Undiknas, Prof. Ir. Gede Sri Darma, ST.,MM.,CFP.,DBA., IPU., ASEAN. Eng., menjelaskan, salah satu yang menjadi keunggulan Undiknas  adalah sebagai  institusi yang tidak hanya menggodok pembelajaran saja, tetapi didominasi dengan getting experience dari berbagai sumber dengan berdiskusi. Melalui diskusi mahasiswa akan memperoleh segudang materi yang bisa diterpakan.

“Kalau selama ini materi S1 itu invesment knowledge, S2 itu develoving knowledge, S3 mestinya create knowladge,” jelasnya.

Mendidik, lanjut pria yang akrab disapa Prof. GSD ini, harus dari semua dimensi tanpa membedakan yang pinter maupun yang memiliki kekurangan IQ, agar terjadi sinergi antar keduanya sehingga mendapatkan pengetahuan dan menjadi luar biasa.

“Baik itu  knowledge dari googling maupun experience dari teman-temannya. Fresh graduate biasanya tidak banyak bicara tapi yg banyak bicara mereka yang memiliki pengalaman. Itu salah satu permasalahan yang sering muncul,” jelasnya.

Dikatakan bahwa, perkembangan mahasiswa pascasarjana Undiknas yang bernaung di bawah payung Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) sangat luar biasa, hal itu tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat.
“Yang membuat kami juga bahagia, tahun ini kami akan mengajukan akreditasi MM menuju unggul dan program doktor managment akan di naikan menjadi akreditasi sangat baik,” imbuh Prof. GSD

Dalam kesempatan nyang sama, Ketua Yayasan Perdiknas, Dr. AA Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda, S.Sos., MM., mengapresiasi capaian mahasiswa yang diperoleh Pascasarjana Undiknas. Kata dia, ini merupakan pijakan agar ke depan bisa diatur menjadi lebih baik lagi.

“Apalagi dua tahun lebih kita tidak melakukan hal ini (pisah-sambut,red) saya pikir yayasan akan mendukung karena bagian dari program pengenalan program studi dan bagaimana menghargai setiap prestasi yang dicapai masing-masing angkatan atau calon wisudawan,” kata pria yang akrab disapa Gung Eddy.

Gung Eddy melanjutkan, hal tersebut akan berdampak baik untuk peningkatan akreditasi, apalagi sebelumnya telah disampaikan bahwa  lulusan telah mencapai jurnal dengan standar yang tentukan. “Saya pikir ini semacam promosi bahwa periode berikutnya tentu akan ditentukan standar-standar yang sudah dicapai,” ujarnya.

Ke depan, lanjutnya, pihak yayasan akan memberikan kontribusi dalam bentuk yang berbeda mengingat capain sudah cukup baik. Untuk langkah selanjutnya diperkuat lagi sehingga menjadi kebanggaan baik program studi, perguruan tinggi dan yayasan. 

Mahasiswa lulusan terbaik, Frederik Carlo Victoria Rassyam mengatakan, Undiknas yang telah terakreditasi dengan baik dan juga mempunyai visi misi yang jelas menjadi alasan ia melanjutkan S2 di kampus ini. Seperti diketahui, Fredric salah satu mahasiswa S1 jebolan Melbourn, Australia.

“Saya sudah mengikuti dari sekian lama dan saya lihat ada konsistensi sehingga membuat saya tertarik,” kata Fredric.

Ia meyakini, di era digital saat ini secara kualitas material perkuliahan dalam negeri sudah cukup  dengan mengikuti standar dengan baik. Dan Undiknas adalah kampus yang sudah mememiliki kerjasama dengan universitas ternama nasional maupun internasional.

Dari sisi kurang secara objektif kita lebih banyak diskusi,  sementara prosentase mahasiswa yang bekerja fengan tidak masih terlalu berimbang,  jadi perlu ada suatu treatment sendiri untuk tmn yang belum meimili pengalaman kerja utk mengikuti diskusi agar lebih hidup. Zor