12 Pejabat Eselon II di Pemkot Siap Bersaing

Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana
Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana

“Secara Terbuka dan Kompetitif 12 Pejabat eselon II yang memenuhi persyaratan mengikuti lelang terbuka Jabatan Sekretaris Daerah ( Sekda) Kota Denpasar”.

DENPASAR-DiariBali

Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Sekretaris Daerah) pada Pemerintah Kota Denpasar mengumumkan pelaksanaan seleksi Calon Sekda Kota Denpasar pada Kamis,(2/9 2021).
 
Seleksi ini dilakukan untuk mencari pengganti Sekda sebelumnya yakni AAN Rai Iswara yang telah pensiun pada Oktober 2020 lalu.
 
Dimana untuk saat ini, kekosongan jabatan Sekda ini diisi oleh Pj. Sekda yakni I Made Toya yang merupakan Asisten I Setda Kota Denpasar.
 

Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai mengatakan sesuai jadwal, rangkaian seleksi hingga pelantikan akan digelar hingga 30 September 2021 mendatang.
 
Ia mengatakan seleksi ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka dan Kompetitif di Lingkungan Instansi Pemerintah dan Surat Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor: B-2394/KASN/8/2020, tanggal 24 Agustus 2020 perihal Rekomendasi Rencana Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Kota Denpasar.
 
Sudiana mengatakan, untuk bisa ikut dalam seleksi ini, pelamar harus berstatus sebagai PNS di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Bali/Pemerintah Kota Denpasar/Pemerintah Kabupaten se-Provinsi Bali yang memiliki Pangkat/Golongan Ruang sekurang-kurangnya Pembina Tk.I (IV/b).
 
Pendidikan minimal Diploma (D/IV) atau Sarjana (S1), memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling sedikit selama 5 tahun, serta sedang atau pernah menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II.b) atau JF jenjang Ahli Madya paling singkat 2 tahun.
 
“Juga berusia maksimal 56 tahun pada saat pelantikan dan pelamar wajib mendapatkan rekomendasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian instansinya,” katanya.
 
Sudiana mengatakan, pendaftaran dimulai pada hari Jumat, 3 September hinggga Kamis, 9 September 2021 secara online.
 
Lamaran dan kelengkapan administrasi ditujukan kepada Panitia Seleksi Terbuka Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Sekretaris Daerah) Pada Pemerintah Kota Denpasar dalam bentuk Pdf melalui link http://bit.ly/SelterSekdaDenpasar2021.
 
Adapun tahapan seleksi dimulai dari seleksi administrasi dimana berkas administrasi akan diverifikasi oleh Panitia Seleksi sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.
 
Jika lolos seleksi administrasi pelamar akan mengikuti penilaian rekam jejak.
 
Selanjutnya peserta akan mengikuti seleksi kompetensi berupa Kompetensi Manajerial menggunakan metode Assessment, Kompetensi Bidang menggunakan metode penulisan makalah.
 
Setelah lolos seleksi kompetensi dilanjutkan dengan presentasi makalah dan wawancara.
 
Nantinya pada 21 September, Wali Kota Denpasar selaku PPK akan mengajukan tiga nama calon hasil seleksi ke KASN untuk mendapat persetujuan.
 
Setelah mendapat persetujuan KASN terkait proses seleksi barulah dilakukan penetapan dan pelantikan oleh PPK dalam hal ini Walikota Denpasar. Ditambahkan saat ini ada 12 Pejabat eselon 2 yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti lelang terbuka Jabatan Sekretaris Daerah diantaranya IB. Alit Wiradana Kadis DPMD, AA. Ngurah Airawata Staf Ahli, Dewa Made Agung Kadis Kominfo, Gusti Ngurah Eddy Mulya Asisten 3, AA. Bayu Bramasta Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan, Dewa Juli Artha Berata Kadis Dukcapil, Ketut Sriawan Kadis Perhubungan, Nyoman Sri Utari Kadisperindag, IB. Beny Pidada Rurus Kadis DPMPTSP, Putu Wisnu Wijaya, Kepala Bappeda, Pasek Mandira Kepala BPKAD, dan IB. Joni Ariwibawa Kepala BPBD. (Get)